Ternyata Ini Makanan Favorit Calon Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto
Ksau Marsekal Hadi Tjahjanto@Twitter/TNI_AU

MALANGTODAY.NET– Beberapa hari yang lalu, Presiden RI Joko Widodo menunjuk KSAU Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai calon tunggal Panglima TNI mengantikan Jenderal Gatot Nurmantyo yang akan memasuki masa pensiunnya.

Jalan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) Marsekal Hadi Tjahjanto dalam rencana menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai sebagai Panglima TNI semakin mulus.

Pasalnya, dalam proses uji kepatutan dan kelayakan di ruang rapat Komisi I DPR RI, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (6/12), yang dilakukan oleh Komisi I DPR mantab memberi lampu hijau untuk dirinya.

Dengan adanya rencana pergantian tersebut membuat publik bertanya-tanya tentang siap sosok Hadi Tjahjanto ini. Banyak yang mencari informasi terkait denganya, dari sepak terjangnya dalam berkarir hingga masalah yang lebih intim lagi seperti makanan favaritnya misalnya.

Siapa sangka sosok Hadi Tjahjanto yang lahir di Malang 8 November 1963 ini menjadikan rujak cingur dicampuri mendol sebagai makanan favoritnya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Nur Sa’adah yang tidak lain dan tidak bukan ibu dari Hadi Tjahjanto. Ia mengungkapkan jika Hadi Tjahjanto selalu minta dibuatkan rujak cingur dan mendol setiap kali pulang ke Malang.

“Hadi sangat menyukai rujak cingur dicampuri mendol kalau pulang ke sini,” papar Nur Sa’adah kepada rekan wartawan yang belum lama ini berkunjung kediamannya di Desa Tamanharjo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Rujak cingur merupakan salah satu makanan tradisional yang mudah ditemukan di daerah Jawa Timur, khusunya di dareah asalnya Surabaya.

Cingur dalam bahasa Jawa berarti mulut, hal ini tak lepas dari bahan utama dalam hidangan satu ini berupa irisan mulut atau moncong sapi yang di rebus dan dicampurkan dengan bahan-bahan lainnya.

Rujak cingur biasanya terdiri dari irisan beberapa jenis buah seperti timun, kerahi (krai, yaitu sejenis timun khas Jawa Timur), bengkuang, mangga muda, nanas, kedondong, kemudian ditambah lontong, tahu, tempe, bendoyo, cingur, serta sayuran seperti kecambah/taoge, kangkung, dan kacang panjang.

Semua bahan tadi dicampur dengan saus atau bumbu yang terbuat dari olahan petis udang, air matang untuk sedikit mengencerkan, gula merah, cabai, kacang tanah yang digoreng, bawang goreng, garam, dan irisan tipis pisang biji hijau yang masih muda (pisang klutuk).

Semua bumbu dicampur dengan cara diulek, itu sebabnya rujak cingur juga sering disebut rujak ulek.

Sebagai teman dalam menyantap rujak cingur, Hadi Tjahjanto memilih mendol sebagai pilihannya.

Mendol juga merupakan makanan khas Jawa Timur. Makanan ini terbuat dari bahan dasar tempe kedelai juga. Tempe mendol ini banyak ditemukan di daerah Malang baik untuk lauk maupun dimakan sebagai jajanan.