Selamat Hari Natal! Ini Perayaan Natal Unik yang Cuma Ada di Indonesia
Ilsutrasi Natal @MalangTODAY

MALANGTODAY.NET – Selamat Hari Natal bagi ZensTODAY yang merayakannya! Hari raya umat Nasrani ini dirayakan di seluruh penjuru dunia sebagai bentuk penghoramatan atas kelahiran Yesus Kristus ke dunia. Tiap-tiap negara memiliki cara tersendiri untuk merayakan hari raya itu.

Indonesia yang dikenal dengan keunikan dan keanekaragaman budayanya yang kental juga memiliki tradisi perayaan Natal yang tak kalah unik. Seperti apa tradisi Natal khas Indonesia? Dilansir dari Finansialku.com, ini ulasannya.

Rabo-rabo
Rabo-rabo
Rabo-rabo @Lensa Fotokita

Tradisi ini dirayakan oleh warga Jakarta, tepatnya yang bertempat di Kampung Tugu di Kawasan Cilincing. Rabo-rabo adalah tradisi mengunjungi kerabat saat Natal yang diiringi dengan musik dan dilakukan sambil menari. Seusai mengunjungi seluruh warga, acara diakhiri dengan mandi bedak dan mencoret wajah dengan bedak warna-warni sebagai simbol permohonan maaf.

Marbinda
Marbinda
Marbinda @Jhohannes Marbun

Marbinda bisa dikatakan mirip dengan perayaan Idul Adha dalam Islam. Dalam tradisi yang berasal dari Sumatra Utara ini, warga mengumpulkan iuran untuk membeli hewan kurban sebelum Natal tiba. Hewan yang dikurbankan biasanya bermacam-macam, mulai dari kerbau hingga babi. Setelah dikurbankan, dagingnya akan dibagi pada sleuruh warga.

Meriam Bambu
Meriam Bambu
Ilustrasi meriam bambu @Wikimedia

Tradisi ini berasal dari Flores, Nusa Tenggara Timur. Meriam bambu ini sejenis mercon tradisional yang ditembakkan ke angkasa. Sebelumnya, adat ini digunakan untuk memberitahu jika ada orang yang meninggal. Namun, tradisi ini kini juga dibunyikan saat masa Adven, Natal, hingga Tahun Baru.

Lovely December
Lovely December
Lovely December @SAR Online

Adat bertajuk Lovely December ini sudah menjadi agenda tahunan yang diadakan oleh pemerintah daerah Toraja. Tradisi ini berupa festival yang dimulai dengan pemotongan kerbau belang di awal Desember. Kemudian berturut-turut ada berbagai lomba yang diadakan. Di akhir, ada prosesi Lettoan, yaitu mengarak babi sebagi simbol kehidupan tiga dimensi.

Barapen
Barapen
Barapen @Travelingyuk

Adat yang berasal dari Papua ini adalah membakar batu yang nantinya akan dijadikan untuk memasak babi. Acara ini merupakan bagian dari pesta kelahiran Yesus Kristus. Beberapa tempat juga didesain dengan menggunakan berbagai dekorasi dan ornamen menarik. Satu lagi, nyanyian Natal berkumandang selama 24 jam.


Penulis: Hafidh
Editor: Hafidh

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.