Romantis, Inilah Kehidupan Pasangan Beda Usia Pasca Menikah
Sofian pemuda berusia 28 tahun memperlihatkan foto pemberkatan nikahnya dengan Martha, nenek yang berusia 82 tahun di Minahasa Selatan, Sulawesi Utara. (Kompas.com)

MALANGTODAY.NET – Belakangan ini publik sontak dibuat terkejut dengan keputusan pemuda 28 tahun asal Pulau Mantehage, Minahasa Utara. Pasalnya pemuda tersebut menikahi wanita tua yang terpaut usia 54 tahun.

Pernikahan tak biasa itu digelar pada Sabtu (19/02). Kini Sofian Loho Dandel resmi menjalani bahtera rumah tangga bersama Martha Potu yang telah berusia 82 tahun.

Sebelumnya, pihak keluarga Sofian dan Martha menentang hubungan mereka. Keluarga dari dua belah pihak tak setuju dengan keinginan Sofian dan Martha untuk meresmikan hubunganya yang telah berjalan setahun.

Namun, setelah keluarga melihat begitu besarnya cinta Sofian dan Martha akhirnya merestui pasangan beda usia ini mengikat janji suci sehidup semati.

“Kami tidak tahu kalau calon istrinya seorang nenek. Sangat terkejut waktu itu, tetapi mau bilang apa. Kami lihat mereka saling menyayangi, ya kami setuju saja dengan pilihannya. Jodoh kan urusan Tuhan,” ujar Magdalena (60), ibu Sofian.

Sofian bercerita, perkenalannya dengan Martha berawal dari telepon. “Setahun lalu ada telepon masuk ke ponsel saya. Tidak tahu siapa, saya angkat dan kami berkenalan. Mulai dari situ kami terus berkomunikasi,” cerita Sofian.

Sofian mengaku bahwa dirinya belum pernah merasakan pacaran sebelumnya. Ketika sering berkomunikasi secara intens itulah dirinya baru merasakan jatuh cinta.

“Saya belum pernah pacaran sebelumnya. Saya merasa jatuh cinta,” kata Sofian.

Akhirnya Sofian yang bekerja di sebuah bengkel di Kotamobagu memutuskan untuk menemui pujaanya di Lelama, yang jaraknya cukup jauh.

Sofian sempat kaget saat pertama bertemu dengan pujaanya. Pasalnya Sofian tak pernah tau usia Martha. “Saya tidak tahu kalau Martha sudah setua ini. Namun, kami merasa benar-benar jatuh cinta, dan sepakat melanjutkan hubungan ini,” tutur Sofian.

Martha mengaku bahagia dengan pernikahan keduanya ini. Pasalnya perempuan yang tinggal sendiri setelah ditinggal suaminya meninggal 10 tahun silam itu telah mempunyai teman hidup. Martha memiliki dua orang anak, namun kedua putrinya itu berada di luar negeri.

Saya terus berdoa kepada Tuhan, jika masih diizinkan dan diberi kesempatan, saya meminta ada pendamping yang bisa mengurus saya pada usia tua ini.”

“Tak menyangka, Tuhan mengutus Sofian,” kata Martha pada tribunn.

Kini  ‘mami-papi’ telah menjadi panggilan sayang Sofian dan Martha setelah menikah. Semoga terus langgeng ya rumah tangga Sofian dan Martha.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here