Heboh Pernikahan Gaib Titisan Nyai Roro Kidul, Jokowi Hingga Panglima TNI Diundang
Undangan pernikahan Pangkalima Burung dengan Sri Baruno Jagat Prameswari @MalangTODAY/Istimewa

MALANGTODAY.NET – Warga dunia maya terutama warga Kantingan, Kalimanta Tengah baru-baru ini dihebohkan dengan beredarnya undangan pernikahan gaib di media sosial. Dalam undangan yang bikin geger tersebut berisi kabar  rencana nikah gaib antara Pangkalima Burung (Panglima Dayak) dengan Sri Baruno Jagat Prameswari.

Sri Baruno Jagat Prameswari adalah putri yang disebut-sebut sebagai titisan atau anak Ratu Kanjeng Nyi Roro Kidul Pantai Selatan. Berdasarkan undangan tersebut, pernikahan akan dilangsungkan di kediaman Damang Kepala Adat Katingan Tengah, Isay Judae. Bahkan sejumlah persiapan untuk pesta pernikahan gaib ini telah dilaksanakan.

Tak tanggung-tanggung, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga turut diundang hadir dalam pernikahan gaib di Desa Telok RT 01 No 19, Kecamatan Katingan Tengah, pada 28 Februari 2017 mendatang.

Tak hanya orang nomor satu di Tanah Air saja yang diundang, nampaknya Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian juga turut diundang. Selain itu, juga terdapat sejumlah nama pejabat di daerah, mulai dari Gubernur Kalteng, Kapolda, Danrem, Ketua DAD, Bupati dan pejabat lainnya.

Dikutip dari tribun, kabar ini heboh setelah Isay Judae pada 12 Februari 2017 sekitar pukul
16.00 WIB menerima seorang tamu yang mengaku sebagai Retno.

Perempuan itu mengaku sebagai utusan dari Sri Baruno Prameswari dan memintanya dapat melakukan ritual adat Dayak atas pernikahannya dengan Pangkalima Burung.

Pada kesempatan itu, Retno juga disebutkan menyerahkan uang Rp 16 juta untuk keperluan ritual adat dimaksud.

Tak hanya itu, pada 19 Februari 2017, Retno kembali menemu Isay Judae untuk memastikan persiapan yang telah dilakukan Demang Kepala Adat atas persiapan ritual adat yang diminta.

Saat itu, dia juga menyerahkan uang untuk pembelian sapi, babi, ayam dan lainnya serta untuk mencetak undangan. Pada tanggal 21 Februari 2017 sekitar pukul 11.00 WIB, Ibu Retno kembali datang dan menyerahkan uang Kepada Damang Kepala Adat Kecamatan Katingan Tengah sehingga total uang yang diberikan sebanyak Rp 80 juta.

Tentunya kabar ini membuat publik heboh, dan pihak kepolisian diam-diam telah melakukan penelusuran atas kabar tersebut. “Yang namanya keramaian tentu perlu kami amankan. Tapi apakah kabar ini benar, kami masih menunggu hasil koordinasi DAD Katingan,” ujar Kapolres Katingan AKBP Tato Pamungkas, Rabu (22/2/2017).

Menurut AKBP Tato, sejauh ini belum ada informasi rencana kedatangan para pejabat pusat tersebut. “Sejauh ini saya juga belum ada tuh menerima undangannya. Kalaupun nanti dapat undangan, saya hadir dalam kapasitas tugas pengamanan,” pungkasnya.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here