Buntut Cekcok Depe dengan Nassar, KPI Hentikan Sementara Program D’Academy
Dewi Perssik dan Nassar (WowKeren.com)

MALANGTODAY.NET – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengambil tindakan tegas terkait keributan antara Dewi Perssik (Depe) dengan Nassar yang berujung mengeluarkan kata-kata kasar di sebuah tanyangan live televisi swasta nasional.

KPI Pusat memutuskan menjatuhkan sanksi administratif penghentian sementara selama dua hari berturut-turut untuk program siaran D’Academy Indosiar, mulai tanggal 27 hingga 28 Februari 2017.

Keputusan penjatuhan penghentian sementara untuk D’Academy Indosiar diputuskan dalam rapat pleno Komisioner KPI Pusat pada Senin pagi, 20 Februari 2017. Sorenya, surat tersebut disampaikan KPI Pusat secara langsung ke Indosiar di kantor KPI Pusat.

KPI menilai  program siaran tersebut melanggar aturan P3 dan SPS KPI tahun 2012. Pelanggaran berupa adanya ungkapan kasar dan makian oleh salah satu pengisi acara. “Ungkapan kasar dan makin verbal itu tidak pantas ditayangkan,” kata Komisioner Dewi Setyarini mewakili KPI Pusat, Senin (20/2).

Komisioner KPI Pusat Dewi Setyarini di dampingi Wakil Ketua KPI Pusat S. Rahmat Arifin saat membacakan putusan penjatuhan sanksi untuk Indosiar di kantor KPI Pusat. (kpi.go.id)

“KPI Pusat menilai program siaran D’Academy yang ditayangkan pada 14 Februari 2017 pukul 20.48 WIB telah melanggar aturan mengenai Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 dan SPS) KPI tahun 2012,” tutur Dewi yang dikutip MalangTODAY dari laman resmi KPI.

Dewi Setyarini, saat menyerahkan surat sanksi itu meminta Indosiar untuk tidak melakukan pelanggaran serupa atau pelanggaran lainnya. Sanksi ini, lanjut Dewi, menjadi bahan perbaikan bagi program D’Academy khususnya, dan program televisi secara keseluruhan pada umumnya.

Sementara itu, Komisioner KPI Pusat Mayong Suryo Laksono menyatakan, sanksi ini bukanlah untuk membunuh kreatifitas tapi sebagai bentuk pembinaan bagi lembaga penyiaran untuk lebih maju dan berkembang dalam menciptakan siaran-siaran yang berkualitas, mendidik dan pantas untuk publik

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here