Atiqah Hasiholan Sebut Ratna Sarumpaet Depresi, Kuasa Hukum Minta Perlakuan Khusus
Ratna Sarumpaet dan Atiqah Hasiholan @ Tribunnews

MALANGTODAY.NET – Selebriti sekaligus putri dari aktivis dan politikus Ratna Sarumpaet, Atiqah Hasiholan akhirnya buka suara terkait kondisi sang ibunda yang sedang dirundung masalah belakangan ini.

Menurut penuturan Atiqah, Ratna Sarumpaet kini sedang menjalani pengobatan dengan psikiater akibat menderita depresi. Menempatkan sang ibunda di rumah tahanan hanya akan membuat depresinya semakin parah.

Baca Juga: Akal Nggak Nutut! Ini 5 Kejadian Aneh yang Masih Jadi Misteri Hingga Kini

“Jadi berada di tahanan ini tentunya mengganggu kejiwaan lebih buruk lagi, pastilah semua di tahanan ada tekanan ya. Tapi karena kondisi ibu saya dari sebelumnya sudah harus konsultasi dokter dan pengobatan akhirnya semakin buruk,” kata Atiqah Hasiholan seperti dilansir dari berbagai sumber.

Lebih lanjut, istri dari aktor Rio Dewanto ini juga mengatakan jika pihak kepolisian sudah mengetahui kondisi Ratna Sarumpaet. Sebelum ditahan, Ratna juga telah rutin mengonsumsi obat dari psikiater.

Baca Juga: Superwomen, 5 Artis Ini Ternyata Punya Indra Keenam dan Bisa Lihat Hantu

Pihak kuasa hukum Ratna Sarumpaet masih berharap bahwa permohonan untuk menjadi tahanan kota itu dikabulkan oleh kepolisian. Dikatakan oleh kuasa hukum Ratna Sarumpaet, Insank Naszruddin kondisi depresi Ratna memang semakin buruk sejak mendekam di rumah tahanan.

“Ibu RS ini sakit secara depresi, secara mental kemudian secara fisik juga begitu, sehingga pertanyaan besar ketika dia depresi wilayah yang mana atau penahanan yang mana yang pantas buat beliau,” ujar Insank.

Baca Juga: Ketus Ditanya Wartawan Soal Pacar Baru, Ayu Ting Ting: Mulut Lo Kaya Perempuan!

Seperti diketahui bersama bahwa aktivis Ratna Sarumpaet diciduk kepolisian karena telah melakukan kebohongan alias hoaks berskala nasional. Hingga saat ini, ibunda dari Atiqah Hasiholan ini terus menjalani pemeriksaan intensif dari kepolisian guna membongkar pihak-pihak lain yang terlibat dalam penyebaran berita hoaks tersebut.


Penulis: Swara Mardika
Editor: Swara Mardika

Loading...