Bondan,
Bondan Winarno @ Instagram.com/maknyusbw

MALANGTODAY.NET – Siapa tak kenal Bondan Winarno? Sosok wartawan senior dan pakar kuliner yang popular dengan tagline ‘Maknyus’ di salah satu program televisi swasta ini ternyata merupakan sosok yang produktif menulis buku.

Dari informasi yang dihimpun MalangTODAY, Bondan yang juga malang-melintang di dunia jurnalistik ini telah menelurkan sebanyak total 25 judul buku dalam sepanjang hidupnya.

Berikut sederet judul buku Bondan Winarno selama masa hidupnya yang berhasil dihimpun MalangTODAY dari laman jejaring sosial para pecinta buku, goodreads.com;

1. 100 Maknyus! Jakarta (2014) rating 4,50

Buku ini menjadi semacam buku panduan kuliner maknyus di sekitaran Jakarta. Mengulas secara khusus makanan Betawi dan aneka jenis kuliner seantero Jakarta.

Dengan informasi mendetail dilengkapi foto-foto menarik. Buku ini cukup mendapatkan rating tertinggi diantara 25 judul bukunya sebanyak 4,50 dari para goodreaders.

2. Tampomas II: Neraka di Laut Jawa (1981)

Salah satu karya jurnalistik penting Bondan Winarno. Dalam buku ini berisi puluhan kisah features tentang tragedi pelayaran nasional, Tampomas II. Buku ini mendapatkan rating 4,42 lebih tinggi diantara 25 judul buku Bondan lainnya.

3. Bre-X : Sebungkah Emas Di Kaki Pelangi (1997)

Buku ini merupakan karya monumental Bondan Winarno yang mengantarkannya menjadi seorang wartawan top.

Karya jurnalistik investigasi ini mengisahkan tentang sejarah penipuan terbesar dalam sejarah investasi pertambangan dunia di Indonesia, tepatnya di Kalimantan.

Terjadi pada zaman orde baru dan popular dengan nama Skandal Bre-X. Buku ini mendapatkan rating dari goodreaders di peringkat ketiga dengan rating 4,08.

3. November 1828 (1979)

Buku ini merupakan hasil suntingan Bondan dari shooting script ke master scene film Indonesia yang disutradarai Teguh Karya pada 1979.

Berkisah tentang kisah loyalitas dan pengkhianatan yang terjadi pada kelompok penduduk yang memberontak melawan penjajahan Belanda. Sukses meraih poin rating sebesar 4,10 dari para goodreaders.

4. 180 derajat : Inside Story Transformasi Bank Danamon,

Ditulis bersama Arwin Rasyid, mantan Dirut Bank Danamon yang berbagi cerita soal transformasi sejarah berdirinya Bank Danamon sepanjang medio 2000-2002.

BACA JUGA: Pesan Terakhir Bondan Winarno Sebelum Meninggal Dunia

Arwin dikatakan sebagai sosok penting dalam bertahannya Bank Danamon mulai sejak dihantam krisis moneter dan bertahan hingga kini.

Buku yang memaparkan resep rahasia sukses transformasi Bank Danamon ini mendapatkan rating cukup baik dari goodreaders, yakni 4,00.

5. Petang Panjang di Central Park (2016)

Buku ini merupakan manuskrip lengkap dari kiprah Bondan Winarno di jagad kesusastraan Indonesia. Berisi 25 judul cerpen yang ditulis sepanjang medio 1980 hingga 2004.

Kisah-kisah cerpen yang ditulis disini menggambarkan potret romansa manusia dari berbagai belahan dunia. Mendapatkan rating cukup tinggi dari para goodreaders sebanyak 3,96.

6. Jalansutra: Kumpulan kolom tentang Jalan-Jalan dan Makan-Makan di Suara Pembaruan Minggu dan Kompas Cyber Media (2003).

Buku ini berisi kumpulan tulisan Bondan yang pernah dimuat di kolom Jalansutra Kompas Cyber Media dan Suara Pembaruan.

Berisi seputar review tentang segala aneka jenis kuliner nusantara dengan bahasa mengalir dan menggugah selera.

Mulai dari nasi samin, ramen, sashimi, gudeg Jogja, serba serbi minum anggur hingga perbedaan antara soto, sroto, coto dan tauto.

Patut dibaca, dan oleh para goodreaders mengganjarnya dengan rating sebanyak 3,93.

7. Ekspedisi Kapal Borobudur : Jalur Kayu Manis (2005)

Buku ini berangkat dari kisah nyata perjalanan nenek moyang di nusantara yang disajikan dalam bentuk komik grafis.

Berisi napak tilas kisah-kisah di sepanjang pelayaran The Cinnamon Route para nenek moyang kita.

Buku ini mendapatkan rating cukup baik dari goodreaders dengan skor 3,50.(azm/zuk)

Loading...