4 Pembunuh Berantai Ini Masih Berkeliaran, Siapa Selanjutnya?
Ilustrasi pembunuh berantai @YouTube

MALANGTODAY.NET – Jika ZensTODAY pernah membaca atau menonton cerita detektif seperti Detective Conan, Sherlock Holmes atau Poirot, maka rasanya nggak asing dengan istilah pembunuh berantai. Yap, pembunuh jenis ini adalah membunuh banyak korban berturut-turut tanpa motif yang jelas. Akan tetapi, kebanyakan pembunuh berantai biasanya meninggalkan pola khusus yang kemudian mudah dikenali. Baik dari segi korban, hingga sandi-sandi tertentu yang menjadi identitas pelaku.

Ada beberapa pembunuh berantai yang sudah diamankan oleh pihak berwajib. Sebaliknya, masih ada beberapa pembunuh berantai yang masih berkeliaran tanpa motif yang jelas dan tanpa segan akan membunuh target yang telah ditandainya. Siapa saja mereka? Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ulasan selengkapnya.

Baca Juga: Ngeri! Menurut Sains, 4 Kondisi Ini Menandakan Ada Hantu di Sekitarmu

Jack The Ripper
Jack The Ripper
Jack The Ripper @Renegade Tribune

Jack The Ripper adalah pembunuh berantai yang beroperasi di sekitar distrik kumuh bernama Whitechapel, London, Inggris, pada 1889. Cara membunuhnya sangat sadis. Ia tanpa segan memotong tenggorokan dan memutilasi perutnya untuk dikeluarkan organ-organnya. Banyak yang menduka bahwa dia adalah pakar anatomi, namun tak ada kepastian mengenai siapa dia hinga hari ini. Jumlah korbannya pun tak diektahui [pasti, namun kebanyakan adalah Pekerja Seks Komersial (PSK).

Baca Juga: Alasan Dukung Prabowo, Lucinta Luna: Beliau Tegas. Emangnya Jokowi Enggak?

Zodiac Killer
Zodiac Killer
Zodiac Killer @GeekTyrant

Pada medio 1960 – 1970 an, seorang pembunuh berantai di California Utara dikabarkan telah membunuh empat lelaki dan tiga perempuan dengan rentang usia 16 – 29 tahun. Uniknya, setelah penjahat ini melancarkan aksinya, ia akan mengirimkan serangkaian surat ejekan berisi sandi kepada media setempat lengkap dengan tanda tangan Zodiac.

Bible John
Bible John
Bible John @Vice

Bible John beroperasi di kawasan Glasgow, Skotlandia, dan dipercaya telah membunuh sekitar 3 perempuan muda dalam rentang waktu 1968 – 1969. Semua korbannya adalah wanita berkulit brunette dan semua saksi mata mengaku pernah melihat korban terakhir kali sebelum meninggal di Barrowland Ballroom, sebuah hall untuk pertunjukan musik dan dansa. Bible John adalah salah satu cela dalam Kepolisian Skotlandia.

Baca Juga: Mulai dari Bawah, Zaskia Gotik Pernah Disawer Receh Sampai Perlakuan Tak Senonoh

Atlanta Ripper
Atlanta Ripper
Atlanta Ripper @Pinterest

Atlanta Ripper juga merupakan pembunuh berantai yang tak kalah sadis. Beroperasi di kawasan Atlanta pada 1911, ia setidaknya diketahui telah membunuh setidaknya 15 perempuan. Ciri khasnya adalah membunuh korban wanita berkulit hitam dan meninggalkannya dalam keadaan tenggorokan terkoyak.


Penulis: Raka Iskandar
Editor: Raka Iskandar

Loading...