Mau Pekerjaan Mudah Tanpa Ijazah? Jadi Heobikuni Saja!
ilustrasi heoibikuni @taringa.net

MALANGTODAY.NET – Heoibikuni adalah pekerjaan yang sangat mudah untuk dilakukan. Ya, bagaimana tidak mudah jika pekerjaan ini tidak membutuhkan ijazah, pengalaman, ataupun pelatihan. Selain itu, pekerjaan yang satu ini juga tak pandang usia. Yang paling penting dipersiapkan untuk menjadi seorang Heoibikuni hanyalah mental saja. Memang apa sih pekerjaan Heobikuni itu?

Seorang Heoibikuni harus siap dituduh atas tindakan yang tidak pernah mereka lakukan. Terlebih, tuduhannya untuk hal yang tidak mengenakkan bahkan biasa dianggap memalukan. Ya, seorang Heoibikuni pekerjaannya adalah menjadi tertuduh atas kentut yang dikeluarkan oleh orang lain. Bahkan, pekerjaan ini telah ada sejak zaman dahulu sekitar abad ke-16 di Jepang.

Baca Juga: 5 Jajanan Khas Korea Selatan Ini Pas Banget Buat Buka Puasa!

Pada masa itu, banyak orang kaya menyewa jasa Heoibikuni. Mereka nggak akan mau terlihat malu saat di depan umum. Apalagi jika sampai kentut atau melakukan hal yang dianggap ‘tidak pantas’. Kentut memang menjadi momok menakutkan di Jepang pada zaman itu.

Kebanyakan yang berprofesi sebagai Heoibikuni adalah seorang wanita. Selama seharian penuh, Heoibikuni harus menemani majikannya ke mana pun ia pergi.  Penderitaan Heoibikuni akan dimulai saat sang majikan merasa tak sanggup menahan gejolak di dalam perutnya. Kalau sudah terdengar bunyi hembusan atau malah lengkingan tinggi dan tiba-tiba aroma menyengat merebak, si majikan akan menuduh Heoibikuni sebagai pelaku pembuang kentut.

Baca Juga: Kece, Ini Jaket Jokowi Saat Hadiri Rapat Penyelenggaraan Asian Games ke-18

Demi memenuhi kebutuhan hidup, para Heoibikuni memang terpaksa mempermalukan diri mereka sendiri. Padahal, kentut adalah mekanisme alami tubuh, namun sayangnya para bangsawan tersebut  justru melimpahkan apa yang telah diperbuatnya kepada orang lain.

Tapi kalau kamu tertarik untuk melamar pekerjaan ini sepertinya peluangmu tidak ada. Sebab sejak tahun 1868 pekerjaan sebagai Heoibikuni dihentikan oleh Jepang. Dan jangan sampai, kamu justru terinspirasi membuka lapangan pekerjaan seperti ini. Sebab kamu dapat membuat orang lain begitu terluka.


Penulis       : Dian Tri Lestari
Editor        : Dian Tri Lestari

Loading...