Drs Suyadi alias Pak Raden @kinciakincia
Drs Suyadi alias Pak Raden @kinciakincia

MALANGTODAY.NET – Tahukah kamu, setiap tanggal 20 Maret, diperingati sebagai Hari Dongeng Sedunia. Sebenarnya, perayaan ini ditujukan untuk para pendongeng yang mendedikasikan hidupnya untuk ‘meninabobokan’ anak-anak. Tujuan diselenggarakan perayaan ini adalah untuk mengeratkan hubungan antar-pendongeng.

Namun, di mana awal mula Hari Dongeng Sedunia muncul?

Seperti dilansir dari Bobo.id pada Rabu (20/3/2019) bahwa Hari Dongeng Sedunia awal mulanya berasal dari Hari Mendongeng Nasional di Swedia. Peringatan ini terjadi sekitar tahun 1991 sampai 1992.

Pada masa itu, Hari Dongeng disebut dengan Alla Berattares Dag yang berarti Hari Pendongeng. Kemudian pada 20 Maret 1997, perayaan yang sama juga digelar di Perth, Australia. Di Perth, perayaan ini disebut dengan Celebration of Story atau International Day of Oral Narrators.

Pada tanggal yang sama, para pendongeng di beberapa negara di Amerika Serikat juga memperingati Hari Dongeng Nasional. Runtutan waktu inilah kemudian disepakati orang-orang untuk memperingati Hari Dongeng Sedunia yang sampai sekarang jatuh pada tanggal 20 Maret.

Hari Dongeng di Indonesia

Di Indonesia, Hari Dongeng diperingati pada bulan yang berbeda. Peringatan Hari Dongeng Nasional jatuh pada tanggal 28 November. Dilansir dari Liputan6.com, perayaan ini bertepatan dengan hari kelahiran Drs Suyadi atau yang akrab disebut Pak Raden.

Sosok Pak Raden dikenal sangat multitalenta. Pria yang meninggal pada 30 Oktober 2015 ini tidak hanya pandai mendongeng, tetapi juga jago melukis. Kecintaannya terhadap anak-anak membuatnya menggawangi serial Si Unyil.

Pada tanggal 28 November itu, sejumlah pendongeng Indonesia membacakan deklarasi Hari Dongeng Nasional di Perpustakaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan lantai 2 pada Sabtu (28/11/2019) pada pukul 10.00 WIB.

Tidak hanya di Jakarta, deklarasi ini juga dilakukan di kota-kota besar lainnya. Kota-kota tersebut antara lain Bogor, Lampung, Ponorogo, NTB, Bandung, Makasar, Saparua, Banjarmasin, Pinrang, dan Surabaya. Selamat Hari Dongeng Sedunia! Hayo, siapa yang masih ingat dongeng dari Mama sebelum tidur? (Bas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.