Penutup 2016, Industri Fashion Bersiap Dengan Strategi Baru
MALANGTODAY.NET – Jelang penutup tahun 2016, pelaku industri fashion nampaknya mulai menarik lebih banyak pelanggan dengan berbagai program. Selain memberi potongan harga yang fantastis, tak sedikit pula pelaku usaha yang menghadirkan beragam produk terbaru dengan tampilan yang kece.
Pemilik Jasmine Boutique, Farida Dwi Yana mengatakan, untuk menarik lebih banyak pelanggan, ia memang tak hanya menghadirkan potongan harga semata. Tetapi juga menyuguhkan banyak koleksi kekinian yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Tapi berbeda dengan butik pada umumnya, ia pun memilih mengusung konsep yang berbeda dan cenderung menciptakan tren sendiri.
Deretan koleksi etnik khas dari Jasmine Boutique
“Batiknya memang karya etnik, jadi ada begitu banyak koleksi yang erat gayanya dengan etnik seperti batik dan tenun,” katanya pada MalangTODAY.net beberapa saat lalu.
Perempuan yang akrab disap Ida ini menyebutkan, perkembangan fashion di Malang ini cukup signifikan. Sehingga untuk dapat tetap bertahan, maka ia harus menghasilkan produk yang tidak sama dengan butik pada umumnya. Tak hanya koleksi, penataan ruang butik pun dibuat lebih ekspresif, dengan sentuhan ornamen etnik dan nuansa gotik.
“Konsep gotik, etnik, dan unik ini memang masih menjadi andalan butik, dan sudah banyak pelanggan yang suka,” ujarnya.
Dengan respon positif itu, lanjutnya, Ida pun tahun depan akan tetap konsisten dengan produk berbau etnik. Sementara desain yang dibuat akan lebih bervariasi seperti tenun dan bloomy.
“Kalau untuk program akhir tahun, kami ada program khusus potongan sampai dengan 50 persen, dan ada marchendise untuk para pemegang member,” tutup perempuan berhijab ini.

Berikan tanggapan Anda

loading...

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here