Tak Hanya Rokok, Patah Hati Ternyata Bisa Membunuhmu!
Ilustrasi patah hati @Health Magazine

MALANGTODAY.NETTagline ‘merokok membunuhmu’ bukan lagi menjadi hal yang asing. Jika bicara penyebab kematian, banyak hal dari yang bisa diduga hingga sama sekali yang di luar perkiraan bisa menyebabkannya. Namun sadarkah kamu kalau ternyata hal biasa seperti patah hati ternyata bisa membunuhmu. Sungguh?

IDN Times,Selasa (5/3/2019) mengutip  Journal of Positive Psychology merilis penelitian ilmiah yang menunjukkan bahwa kondisi patah hati dapat membunuh seseorang. Hal dimaksud membunuh bukan soal stres lalu bunuh diri, melainkan secara otomatis berpengaruh pada sistem kinerja tubuh.

Dalam publikasi tersebut, patah hati bisa meningkatkan resiko serangan jantung hingga 21 kali dalam 24 jam pertama setelah mengalaminya. Namun jika hal itu  disebabkan karena orang yang dicintainya meninggal dunia, resiko serangan jantung naik 8 kali selama seminggu.

Tak hanya itu, Psychology Today melaporkan bahwa dampak patah hati terhadap otak sangat luar biasa. Secara umum, hal ini dapat memengaruhi hingga mengubah cara berpikir, tingkat konsentrasi, dan fungsi lainnya. Hal ini tentunya berbahaya mengingat kondisi mental tersebut dampaknya dapat memengaruhi sistem tubuh.

Umumnya, butuh waktu sekitar tiga bulan untuk benar-benar move on dari patah hati. Namun durasi ini bukan menjadi acuan mengingat kualitas mental orang berbeda-beda dalam mengelola rasa sakit hatinya itu.

Sementara itu, penelitian yang dirilis oleh University of Missouri menyebutkan empat cara untuk membuat seseorang dapat menyembuhkan patah hatinya. Di antaranya adalah menilai negatif mantan, menerima dengan lapang, distraksi, dan menunggu. Jadi, mana yang kamu pilih, Zens? (sig)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.