Ilustrasi beda tinggi badan @hellosehat
Ilustrasi beda tinggi badan @hellosehat

MALANGTODAY.NET – ZensTODAY pastinya sering dong membuka Instagram? Pasti kadang penasaran sama komentar-komentar akun selebgram yang mencapai ribuan dong? Tapi, ketika membuka kolom komentar, beberapa yang muncul adalah obat peninggi badan. Hmmm apakah tidak ada cara lain untuk tinggi selain meminum obat-obatan itu?

Ternyata jawabannya ada! Caranya yaitu dengan menjadi astronot. Ya, menjadi astronot dan pergi ke luar angkasa. Lalu, bagaimana bisa menjadi astronot bisa membuat badan seseorang menjadi tinggi?

Nah, penjelasannya, hidup di daerah tanpa gravitasi akan membuat tubuh manusia tidak banyak menanggung beban tubuh. Dengan kata lain, tulang punggung bisa memanjang.  Sebab, ketika di luar angkasa, tulang punggung manusia tidak dipengaruhi oleh gravitasi.

Tinggi tubuh yang bisa dicapai yaitu 3 persen dari tinggi awal. Misalnya jika astronot tersebut memiliki tinggi 1.8 meter, maka ia akan bertambah tinggi sekitar 5 centimeter saat di angkasa.

Sayangnya, perubahan ini tidak berlangsung permanen. Ketika astronot tersebut kembali ke Bumi, tinggi badan akan kembali seperti semula. Sebab ketika di Bumi, manusia tetap dipengaruhi oleh gaya gravitasi Bumi. Artinya, gravitasi akan menarik struktur tubuh astronot untuk kembali seperti semula layaknya manusia Bumi lainnya.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Institut Riset Biomedis Luar Angkasa NASA terhadap astronot Scott Kelly, perubahan biologis yang terjadi pada Kelly saat berada di angkasa telah berubah ketika ia kembali ke Bumi.

Perubahan tersebut tidak terjadi secara instan melainkan selang beberapa waktu hingga berbulan-bulan lamanya. Beberapa aspek biologis yang diteliti saat itu yakni kondisi tulang, kekuatan otot, peredaran darah di wajah dan kaki, ukuran jantung, serta masalah keseimbangan. (AL)

 

 

 

 

Loading...