Meninggalnya Bob Sadino, 19 Januari 2019 @ MalangTODAY
Meninggalnya Bob Sadino, 19 Januari 2019 @ MalangTODAY

MALANGTODAY.NET Hari ini di lima tahun lalu atau tepatnya 19 Januari 2015, Indonesia kehilangan seorang sosok inspiratif bernama Bob Sadino. Ia meninggal dunia setelah sempat dirawat selama dua pekan di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta.

Pengusaha kondang Indonesia tersebut mampu mencapai batas kewajaran bahwa bisnis harus dijalankan dengan kegigihan dan kerja keras.

Mengutip dari laman Kompas, Mendiang Bob menganggap usaha yang dijalankan dengan kesenangan, bukan karena keterpaksaan. Tidak harus cerdas dan bekerja keras untuk menjadi pengusaha sukses.

Menurut dia, seorang pengusaha harus bisa melihat peluang dan berani mengambil risiko. Bob mengaku mendapatkan ilmu bisnis di “jalanan”, bukan di bangku kuliah. Dari “ilmu jalanan” itu, menurut dia, wirausaha adalah sesuatu yang dilaksanakan, bukan dibicarakan atau didiskusikan.

Baca Juga  Politisi Paling Korup, Tokoh dari Indonesia ini Jadi Juaranya!

Berkat pengalaman-pengalamannya itulah kemudian ia tumpahkan ke dalam pesan dan wejangan pada setiap orang. Saking kerennya, banyak yang menganggap bahwa kata-kata tersebut ‘gila’ karena mengantuk makna tersirat.

Apalagi jika kamu merupakan seorang mahasiswa namun ingin mencicipi dunia usaha. Melansir dari berbagai sumber, berikut kutipan-kutipan ‘nyeleneh’ khas Bob Sadino yang patut kamu pahami!

1. Jika ingin bahagia (sukses) jangan jadi karyawan

Banyak orang memilih kuliah untuk dapat bekerja di perusahaan besar. Namun pria bernama lengkap Bambang Mustari Sadino itu menyarankan orang agar tidak berpuas diri hanya menjadi seorang karyawan. Ia ingin agar orang berani membangun perusahaaannya sendiri.

2. Kuliah itu bikin ‘goblok‘, siapa yang hadir di seminar hari ini, besok jangan masuk kuliah

Sebenarnya tidak ada yang salah jika kita meneruskan studi ke jenjang perkuliahan. Malah hal tersebut harus ditempuh seseorang agar mendapat ilmu lebih tinggi. Namun sosok yang lahir di Bandar Lampung itu lagi-lagi memberikan kritik keras terkait hal ini.

Kuliah di universitas demi mendapatkan ilmu hanyalah mitos. Menurutnya, sistem pendidikan justru melahirkan pencari sertifikat atau ijazah belaka.

Baca Juga  Inilah 5 Kebijakan Gus Dur yang Paling Kontroversial

3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di atas ‘tiga koma’ alamat menjadi calon karyawan

Menurut Bob, kalau kuliah IPK di atas 3 tandanya bakal jadi calon karyawan. Ini juga kritik lainnya terhadap sistem pendidikan tinggi di Indonesia. Karena biasanya perusahaan besar membutuhkan karyawan-karyawan yang memenuhi kriterika tersebut.

Sedangkan yang memiliki IPK rendah akhirnya tidak bisa masuk. Mereka lantas memutar otak dan membuat perusahaannya sendiri. Meski begitu, tidak berarti semua yang memiliki IPL rendah berarti berpeluang lebih besar jadi pengusaha.

4. Kuliah itu hanya memasukkan ‘sampah’ ke kepala anda

Bob juga pernah menyeru agar tidak menjadikan perkuliahan hanya sebagai tempat “menimba” ilmu. Kalau ilmu dianggap sebagai air untuk mengisi gelas, maka gelas itu akan tumpah karena penuh dengan beragam hafalan.

Bagi kamu mahasiswa yang masih menunda untuk berbisnis, pernahkah mencoba salah satu kata-kata beliau? (HAM)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.