Ilustrasi sendu mendera kala hujan (Kompasiana)
Ilustrasi sendu mendera kala hujan (Kompasiana)

MALANGTODAY.NET – Suasana hati seseorang seketika bisa berubah sendu kala hujan datang, setuju? Lalu, apakah kamu pernah mengalaminya? Jika iya, tahukah kamu, Zens kenapa perasaan bisa berubah demikian?

Bukan melulu karenah sedih ya, ternyata penelitian memang mengungkapkan demikian. Hujan akan membawamu menuju ketenangan. Efek menenangkan dari hujan ini berasal dari suara maupun aroma yang timbul.

Dari sisi suara, hujan ternyata mengeluarkan suara yang disebut white noise. White noise termasuk dalam jenis suara audiosonik. Audiosonik merupakan rentang suara yang dapat didengar oleh manusia, frekuensinya antara 20-20ribu Hz.

Kemudian dari sisi aroma. Hujan memiliki aroma khas yang biasa disebut petrichor. Petrichor merupakan kata dalam Bahasa Yunani yang tersusun dari “Petra” yang berarti batu dan “ichor” yang berarti cairan yang mengalir seperi darah di pembuluh darah para dewa.

Petrikor diartikan sebagai aroma tanah yang keluar akibat reaksi antara air hujan dengan geosemin. Dilansir dari unggahan akun Instagram @akutahu, Geosemin adalah bahan kimia hasil produksi bakteri Actinomycetes dalam tanah. Aroma ini bisa dikatakan mirip dengan penyegar udara.

Menurut sebuah penelitian dari Massachusetts Institute of Technology, tetesan hujan terbukti dapat menangkap gelembung udara saat menyentuh permukaan tanah. Dilansir dari BBC, gelembung udara tersebut kemudian akan meletus menghasilkan aerosol yang megandung unsur aromatik.

Dinyatakan dari sebuah penelitian pula, seorang peneliti dari Australia pada tahun 1960 menemukan bahwa hujan dapat menghilangkan stres dan perasaan tertekan.

Penulis: Almira Sifak
Editor: Almira Sifak

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.