Potongan Film La Llorona @IGN
Potongan Film La Llorona @IGN

MALANGTODAY.NET – Film horor The Curse of La Llorona kini menduduki posisi puncak di box office. Meski sukses mencapai posisi ini, nyatanya ada kecaman yang menyertai di belakangnya. Kecaman itu datang dari promosi film ini pada Kamis (18/4/2019) lalu di Meksiko.

Saat itu, bentuk promosi yang dilakukan yaitu dengan mengadakan ritual pembersihan jiwa (limpias). Ritual  yang dilakukan sebelum pemutaran film inilah yang kemudian mendapat kecaman dari para dukun tradisional Meksiko.

Para dukun ini menilai adanya ritual tersebut dalam promosi film adalah sebuah pelecehan terhadap budaya lokal Meksiko. Mereka tidak setuju jika ritual tersebut digunakan untuk mendongkrak popularitas film.

Salah satu dukun tradisional yang mengutarakan kekesalannya yakni Grace Sesma. Sebelum promosi film itu diadakan, Sesma mengaku banyak tawaran yang datang kepadanya untuk melakukan limpias.

Mendapat tawaran tersebut, Sesma memang mengabaikannya. Namun, ia menyayangkan ritual tersebut tetap dilakukan. Menurutnya, hal tersebut hanyalah salah satu bentuk eksploitasi budaya.

“Saya melihatnya cukup memalukan. Ini meningkatkan faktor klenik di praktik tradisional serta komodifikasi juga mengeksploitasi budaya kami hanya untuk menarik orang agar melihat film tersebut,”  ucap Sesma dilansir dari CNN Indonesia (22/4/2019).

Hal senada juga disampaikan oleh curandero Tonita Gonzales. Tonita mengatakan limpia yang dilakukan untuk mempromosikan sebuah film adalah hal yang mengganggu.

“Limpia adalah pembersihan untuk menolong orang melihat hal suci dalam diri mereka. Bagi kami untuk mempromosikan sebuah film, terutama saat Paskah, itu sangat menganggu,” pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, film The Curse of La Llorona ini berkisah tentang hantu wanita yang menampakkan diri di dekat sungai atau danau. Ia selalu menakut-nakuti anak-anak yang pergi ketika malam hari. Menjelang sore atau malam hari, La Llorona akan mengeluarkan suara tangisan.

Suara La Llorona tersebut diyakini adalah suatu bentuk panggilan untuk mencari tumbal. Pencarian tumbal ini adalah pengertian dimana La Llorona harus mencari anak-anaknya yang dulu ia siksa dan tenggelamkan ketika dirinya diselimuti amarah.

Ketika ada anak-anak yang berhasil menjadi mangsanya, anak-anak tersebut akan dibawa ke dunia lain. Satu-satunya cara untuk menyelamatkannya hanya melalui bantuan seorang pendeta dan praktik mistis. (AL)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.