Hari Hutan Seduinia@MalangTODAY

MALANGTODAY.NET– Hari Hutan Sedunia jatuh setiap 21 Maret. Sejak diumumkan oleh United Nations General Aseembly pada 2012 lalu, perayaan global ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya semua jenis pohon serta hutan.

Pada setiap hari hutan internasional, setiap negara-negara di dunia didorong untuk melakukan upaya baik secara lokal, nasional serta internasional untuk membuat kegiatan yang melibatkan kepedulian pada pohon serta hutan, seperti kampanye penanaman pohon.

Tema untuk setiap hari hutan sedunia dipilih oleh Kemitraan Kolaboratif tentang Hutan. Pada 2018 lalu tema yang dipilih ialah ‘Forests and Sustainable Cities’. Sedangkan pada perayaan Hari Hutan Sedunia 2019 tema yang diambil ialah, ‘Forests and Education’.

Dengan mengangkat tema ini, maka harus digaris bawahi mengenai pentingnya pendidikan dalam segala tingkat pendidikan dalam mencapai pengelolaan hutan yang berkelanjutan serta konservasi keanekaragaman hayati.

Hutan yang sehat berarti juga komunitas yang sehat, tangguh serta ekonomi yang makmur. Sejumlah kegiatan tengah berlangsung di seluruh dunia untuk merayaka Hari Hutan Sedunia tahun ini. Seperti kontes video guru, kompetisi kaos anak-anak, dan kontes meningkatkan kesadaran mengenai hutan pada anak-anak.

Pesan-pesan utama yang ingin disampaikan dalam perayaan Hari Hutan Sedunia pada tahun ini meliputi:

1. Memahami hutan kita dan menjaganya tetap hidup sangat penting untuk masa depan kita. Hutan akan menjadi jauh lebih penting daripada sebelumnya, karena populasi dunia akan meningkat menjadi 8,5 miliar pada tahun 2030.

2. Kamu tidak pernah terlalu muda untuk bisa mulai belajar mengenai pohon serta hutan.

3. Baik itu pengetahuan modern maupun tradisional adalah kunci untuk menjaga hutan tetap sehat.

4. Berinvestasi dalam pendidikan mengenai hutan dapat mengubah dunia menjadi lebih baik. Setiap negara dapat membantu untuk memastikan adanya ilmuan, kebijakan, himbauan serta masyarakat lokal yang bekerja untuk menghentikan deforestasi dan memulihkan defortasi.

5. Baik wanita mapun pria, harus memiliki akses yang sama dalam pendidikan mengenai hutan. (Uug/end)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.