Benarkah Shalat di Antara Tiang Masjid Dilarang? Begini Penjelasannya!
ilustrasi shalat yang tidak berada di tiang masjid (istimewa)

MALANGTODAY.NET –  Islam memang memberikan ajaran yang sangat kompleks dalam menjalankan ibadah. Seperti pada saat shalat, sebelum menunaikan shalat saja kita harus dalam keadaan suci terlebih dahulu dengan berwudhu. Setelah itu, sebelum kita melakukan shalat kita juga harus merapatkan shaf atau barisan.

Untuk shaf saja juga diatur tersendiri di mana tidak boleh ada yang renggang dan lurus dengan shaf di depannya. Selain itu, tahukah kamu bahwa sebenarnya shalat di antara tiang masjid juga dilarang loh!

Baca Juga: Mau Mudik? Waspadai Tiga Jalur yang Rawan Macet Ini!

Seperti kita ketahui beberapa masjid besar pasti memiliki tiang yang menyebabkan shaf terputus. Karena tiang itu pula akhirnya kita membuat shaf sendiri. Nah, karena kita berpisah dan memutus shaf inilah yang dilarang.  Hal ini pun pernah diterangkan oleh Nabi Muhammad SAW, sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnu Umar ra;

“Siapa yang menyambung shaf, Allah akan menyambungnya dan siapa yang memutus shaf, Allah Ta’ala akan memutuskannya,” (HR. Nasai 827 dan dishahikan Al-Albani)

Dalam hadist lain yang diriwayatkan dari Muawiyah bin Qurrah dari ayahnya RA, juga mengatakan,

Baca Juga: Hindari Macet? Ini Jalur Alternatif Mudik Lebaran di Kabupaten Malang

“Dulu pada jaman Rasulullah SAW, kami dilarang membuat shaf diantara tiang-tiang, dan kami jauhi tiang-tiang itu.” (HR. Ibnu Hibban 2219 dan dihasankan Syuaib al-Arnauth)

Lantas bagaimana jika kita tengah berada di antara tiang-tiang masjid tersebut? Maka yang harus dilakukan adalah;

  1. Jika jarak antara dua tiang itu panjang, misal: tiang pertama mendekati unjung kanan shaf dan tiang kedua mendekati ujung kiri shaf , maka jamaah yang diujung shaf yang terputus tiang, pindah ke belakang.
  2. Jika jarak antar shaf tiang itu pendek, maka semua jamaah mundur ke beakangnya.
  3. Jika masjidnya sempit, sehingga semua bagian masjid harus diisi oleh jamaah, dibolehkan bagi makmum shalat jamaah di antara shaf, karena hajat. Hal inipun pernah disebutkan oleh Syaikh Ibnu Utsaimin yang pernah ditanya tentang hukum shalat diantara tiang;

Baca Juga: Beginilah 3 Fenomena Alam Saat Turunnya Malam Lailatul Qadar

“Sholat diantara tiang boleh jika ruangan masjid terbatas. Namun apabila kondisinya luas maka tidak boleh shalat dianatara tiang, karena hal tersebut memutus shaf shalat jamaah.” (Fatwa Arkanil Islam hlm.310).

Nah, ketiga aturan di atas hanya berlaku bagi mereka yang shalat berjamaah. Sedangkan untuk mereka yang shalat sendirian atau sebagai imam boleh shalat di manapun di dalam masjid. Jadi, lain kali jika kamu mau shalat di masjid yang memiliki tiang-tiang gak boleh memutus shaf lagi ya!


Penulis       : Dian Tri Lestari
Editor        : Dian Tri Lestari

Loading...