Ilustrasi rumah di tinggal mudik (Istimewa)

MALANGTODAY.NET – Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah tinggal beberapa jam lagi. Pastinya udah ada sebagian dari masyarakat Indonesia, melakukan perjalanan mudik di H-Lebaran ini.

Namun, ketika hendak melakukan perjalanan mudik, pastinya kita harus mengamankan barang berharga kita di rumah. Mulai dari pengamanan rumah, hingga barang berharga yang ada di dalamnya, seperti TV, kulkas dan lain sebagainya.

Dilansir dari idntimes.com, Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (PBB Linmas) Surabaya Eddy Christijanto membeberkan tips aman mudik Lebaran anti was-was ninggalin rumah!

1. Cek peralatan rumah

Ilustrasi (Istimewa)

Pastikan semua peralatan di rumah kamu aman. Maksudnya adalah cabut semua barang elektronik yang tertancap ke stop kontak. Mulai dari TV, pompa air, magic jar, kulkas atau barang elektronik lainnya.

Selain itu, kamu harus memastikan selang gas sudah tercopot dari tabung gas. Hal ini menjadi antisipasi adanya pemicu kebakaran yang nggak kita sadari.

2. Optimalkan alarm dan CCTV

Ilustrasi CCTV (Istimewa)

Kalau kamu punya pengamanan lebih di rumahmu, semacam alarm atau CCTV, optimalkan kinerjanya. Dan jangan lupa untuk sesekali melihat keadaan rumahmu, lewat pemantau CCTV di handphone.

3. Kunci pintu dan jendela

Ilustrasi mengunci pintu (Istimewa)

Nggak cuma pintu aja yang dikunci, jendela pun harus dikunci ketika akan melakukan perjalanan mudik. Yah, yang namanya maling, kita nggak pernah tahu mereka akan masuk lewat mana.

Minimalisir jalan masuk si maling dengan cara ini. Pastinya dia akan lelah dan nggak jadi mencuri di rumahmu deh!

4. Amankan barang berharga

Ilustrasi brangkas rumah (Istimewa)

Kalau kamu punya barang berharga di rumah, pastikan simpan ditempat yang aman, misalnya seperti brankas. Brankasnya pun bisa kamu letakkan di tempat rahasia, yang hanya diketahui oleh anggota keluarga inti saja.

5. Lapor petugas keamanan

Ilustrasi pasukan pengamanan kompleks (Istimewa)

Sama kayak anak kost-kostan yang pulang kampung, kamu harus lapor dulu ke petugas keamanan setempat, jika kamu ingin mudik ke kampung. Nggak hanya meyebutkan ingin mudik, tapi kamu juga menjabarkan secara detail mengenai kapan kamu sampai dan pulang ke domisilimu lagi. (End)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.