Transportasi Online Kompak Tolak Revisi Permenhub
Perusahaan penyedia transportasi berbasis aplikasi mengkritisi hasil revisi Permenhub @MalangToday/istimewa

MALANGTODAY.NET – Ditetapkannya revisi Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 32 tahun 2016 yang dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan menuai kritikan oleh perusahaan penyedia layanan transportasi online.

Beberapa perusahaan aplikasi penyedia layanan transportasi dan mobilitas seperti Gojek, Grab, dan Uber kompak mendukung dan mengkritik sebagian revisi Permenhub 32/2016 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.

Berdasarkan siaran pers yang diterima Antara pada Jumat (17/3), President Gojek, Andre Soelistyo, Direktur Pelaksana Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, dan Regional General Manager APAC Uber, Mike Brown membuat pernyataan tertulis keberatan mereka tentang peraturan revisi tersebut.

Mereka mengkritik dan bahkan menolak mengenai poin kuota jumlah kendaraan, batas biaya perjalanan angkutan sewa, dan kewajiban kendaraan terdaftar atas nama badan hukum.

Menurut mereka, pembatasan jumlah kendaraan angkutan transportasi berbasis aplikasi maupun konvensional berpotensi menciptakan iklim bisnis tidak kompetitif

Sementara poin penetapan batas biaya perjalanan, ketiganya berpendapat penetapan tarif perjalanan yang dilakukan oleh ketiga perusahaan aplikasi tersebut sudah disesuaikan dengan kesepadanan dan penghitungan harga yang akurat.

Sedangkan ketiga perusahaan transportasi online tersebut menolak sepenuhnya peraturan tentang kewajiban kendaraan terdaftar atas nama badan hukum atau koperasi.

Mereka beranggapan ketentuan tersebut membuat mitra-pengemudi wajib mengalihkan kepemilikan kendaraan kepada badan hukum atau koperasi pemegang izin penyelenggaraan angkutan.

Selain itu, para perusahaan aplikasi layanan transportasi kompak meminta masa tenggang selama sembilan bulan sejak Permenhub Nomor 32 Tahun 2016 efektif diberlakukan untuk proses transisi.(zuk)

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here