Wisnu Sakti Buana (Skalanews)
Wisnu Sakti Buana (Skalanews)

MALANGTODAY.NETSurabaya Survey Center (SSC) telah merilis hasil survei untuk Pemilu 2019 dan Pilwali Surabaya 2020 pada Rabu (9/1/2019). Dalam survei Pilwali Surabaya, salah satunya memuat tentang elektabilitas para nama calon yang diperkirakan kuat akan maju.

Dalam survei yang dilakukan pada 20-31 Desember 2018 di 31 Kecamatan di Kota Surabaya ini, nama Wisnu Sakti Buana mendapatkan elektabilitas tertinggi dalam pilwali Surabaya 2020.

Baca Juga  Disebut Kurang Kuat di ‘Merah’, Risma Dorong Eri Cahyadi ‘Hijaukan’ Surabaya

Nilai yang didapat oleh Wakil Wali Kota Surabaya petahana ini yaitu 15,4 persen. Kemudian disusul oleh Puti Guntur Soekarno dengan elektabilitas sebesar 15,1 persen, dan diikuti oleh Adies Kadies dengan 6,9 persen dilansir dari Jatimnow (9/1/2019).

Mengingat kapasitasnya sekarang sebagai Wakil Wali Kota Surabaya sekaligus Ketua DPC PDIP Surabaya, Wisnu lebih memilih berfokus untuk pemenangan partai dibandingkan membicarakan pencalonannya untuk maju Pilwali.

“Saya lebih tertarik Pilpres dan Pileg 2019 di kota Surabaya. Banyak yang bilang milenial banyak yang memilih kubu sebelah (Prabowo-Sandi), tapi itu hampir tak terbukti di Surabaya, milenial Surabaya justru lebih banyak yang memilih Jokowi,” ujar Wisnu dilansir dari Tribunnews.com (9/1/2019).

Baca Juga  Tak Kunjung Umumkan Calonnya Maju Pilwali, Ternyata Risma Rekrut Tokoh Non Partai?

Pernyataan tampisan Wisnu mengenai pencalonannya maju di Pilwali Surabaya ini sejalan dengan pernyataannya sebelumnya yang masih enggan buka suara.

“Jawaban saya akan tetap sama. Saya akan irit bicara soal Pilwali Surabaya. Sebab sampai saat ini aturan untuk Pilkada 2020 itu belum ada. Apakah pakai yang lama yang kemarin itu atau nanti ada pakai yang baru,” terang eks Wakil Ketua DPRD Surabaya ini dilansir dari Tribunnews.com (8/1/2019).


Penulis: Almira Sifak
Editor: Almira Sifak

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.