Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di Parade Surabaya Juang 2018 (Istimewa)
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di Parade Surabaya Juang 2018 (Istimewa)

MALANGTODAY.NET Terkenalnya Surabaya di mata dunia tidak lepas dari perjuangan  Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini selama ini. Risma mengaku hal itu tidaklah mudah karena taruhannya adalah nyawa.

“Saya bisa mengundang beberapa perwakilan dari dunia untuk datang ke Surabaya itu tidak mudah. Sebab taruhannya adalah nyawa. Saya harus terbang ke suatu kota yang suhunya minus 11 derajat dan saat saya naik pesawat ada badai salju,” kata Risma, Minggu (18/11/2018) dilansir detik.

BACA JUGA: Bentuk Sistem Baru, Risma: Saya Mau Dibunuh, Ditusuk, Dicekik, Ditabrak

Dalam acara Mlaku-mlaku Nang Tunjungan ini Risma mengundang Wakil Wali Kota Liverpool Gary Miller untuk hadir. Risma mengaku acara Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan adalah peninggalan sebelum masa jabatannya habis menjadi Wali kota Surabaya. Sebab kawasan Jalan Tunjungan dulu dikenal kumuh dan banjir.

“Bapak ibu sekalian ingat dulu kawasan ini adalah kawasan yang ditinggalkan oleh warga Kota Surabaya. Kawasan ini kawasan yang banjir hingga ke kampung-kampung, sekitar sini juga banjir banjir semua,” kata Risma.

Untuk itu, selama masih menjabat, kata Risma, pihaknya sudah melakukan segala upaya untuk menjadikan kawasan ini menjadi jujukan wisata bagi warga Kota Surabaya.

“Kami sudah melakukan seluruh upaya yang kami miliki. Kami lakukan bersama untuk mengubah kawasan ini. Sekarang kawasan ini menjadi salah satu tujuan wisata bagi warga Kota Surabaya,” ungkap Risma.

Meski saat ini, kawasan Jalan Tunjungan sudah dirubah total, mulai ditambahkan dengan lampu-lampu gantung dan perbaikan pedestrian perbaikan saluran disepanjang jalan.

BACA JUGA: 5 Kisah Horor Legendaris Kampus ITB Bandung, Bayanginnya Aja Ogah!

Risma mengaku itu, semua tidak ada artinya jika warganya hanya menjadi penonton dan tidak bergerak.

“Saya membangun jalan ini menjadi baik dan indah, itu tidak akan menjadi berharga dan tidak berguna, jika warganya hanya jadi penonton. Saya berharap agar bergerak terus. Kota ini semakin maju, warga surabaya tidak boleh ketinggalan. Ayo gerak terus sampai kita berhasil,” tandas Risma.


Penulis: Ilham Musyafa
Editor: Ilham Musyafa

Loading...