MALANGTODAY.NET–  Pagelaran drama kolosal Surabaya Membara yang awalnya berjalan lancar tiba-tiba berubah menjadi malam mencekam, setelah setidaknya 8 orang penonton mengalami luka-luka dan 3 orang lainnya meninggal dunia, Jumat (9/11/2018).

Awalnya, banyak penonton yang tidak mendapatkan tempat untuk melihat pertunjukan tersebut. Mereka akhirnya memilih melihat dari atas rel viaduk di Jalan Pahlawan. Disaat bersamaan datanglah kereta api.

Baca Juga: Tabrakan Beruntun, Mobil Ayla Sasak Motor di Depan Nelongso

Naas beberapa penonton pun terjatuh dari atas viaduk ke arah jalan dibawahnya.

Dilangsir dari laman suarasurabaya.net, seorang relawan bernama Muhammad Rizal yang membantu evakuasi para korban mengatakan ada beberapa orang yang langsung terjatuh saat kereta api melintas di atas rel viaduk Jalan Pahlawan.

“Korban yang di atas viaduk, dua orang terkena kakinya, satu orang meninggal dunia kena serempet kereta api,” kata Rizal.

Baca Juga: Curah Hujan Tinggi, Beberapa Wilayah Kabupaten Malang Terendam Banjir

Rizal melanjutkan, jika ada tiga orang yang tertabrak kereta, lima orang terjatuh  ke sisi kanan viaduk dan tiga lainya jatuh ke sisi kiri viaduk.

Informasi terbaru yang dihimpun MalangTODAY.net setidaknya ada 11 korban dari insiden tersebut, 3 dipastikan meninggal dunia dan sisanya yakni 8 orang mengalami luka-luka.

“Untuk waktu sementara, ada sebelas korban yang terdiri dari tiga orang meninggal, dan delapan orang dirawat di RS.” ungkap Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan seperti dikutip dari tribunnews.

Para korban luka sudah mendapatkan penangan medis dan dilarikan ke Rumah Sakit PHC, Surabaya. Sedangkan korban meninggal dibawa ke RSUD Dr Soetomo.


Reporter: Endra Kurniawan
Editor     : Endra Kurniawan

Loading...