Ilustrasi video mesum (Istimewa)
Ilustrasi video mesum (Istimewa)

MALANGTODAY.NET – Kepolisian Daerah Jawa Timur meringkus seorang mahasiswa S2 di salah satu perguruan tinggi negeri Surabaya, MYA (23). Tersangka kedapatan menyebar video mesum enam mantan pacarnya di salah satu situs dewasa ternama.

Tindakan MYA dianggap telah melanggar tindak pidana Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) karena menyebar konten bermuatan pornografi ke khalayak luas.

Baca Juga  Sudah 18 Hari, Kematian Eks Wakapolda Sumut Masih Menjadi Misteri

Subdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim pun berhasil mengungkap kasus ini saat operasi patroli siber. Polisi saat itu menemukan video dan foto vulgar yang diunggah oleh orang Indonesia di situs dewasa ternama.

“Kami mengetahuinya saat melakukan patroli siber di bulan Oktober. Kami masuk di situs www.xvideos.com, kami menemukan enam video mesum itu dan mendapati yang bersangkutan sedang mengunggah,” kata Wadir Reskrimsus Polda Jatim AKBP Arman Asmara di Mapolda Jatim di Surabaya, Kamis (6/12/2018) dilansir Antara.

Arman menjelaskan, modus operandi yang dilakukan warga asal Gresik adalah membuat wanita tertarik dengan menjadikan pacar. Setelah berpacaran, pelaku melakukan video call dan meminta korban untuk bugil lalu merekamnya. Kemudian, tersangka mengumpulkan bahan dan membagikan lagi kepada wanita itu. MYA ini meminta korban untuk mengubah gaya.

Baca Juga  Ketimpangan Gender Jadi Salah Satu Faktor Kekerasan Seksual

“Saat korban sudah merasa capek atas perbuatan pelaku dan tidak mau menuruti dengan melakukan gaya lain, tersangka mengirimkan ancaman akan menyebarkan video itu di media sosial Whatsapp, Line, Instagram, dan situs porno lain,” kata Arman.

Untuk sementara polisi telah mengamankan barang bukti berupa sebuah laptop, tiga ponsel, dan sebuah hard disk. Pengembangan terkait tindakan pemerasan kepada wanita-wanita itu juga masih terus dilakukan. Polisi juga akan memeriksa kondisi psikologi tersangka pembuat video mesum itu.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat UU ITE pasal 27 ayat (1) Jo Pasal 45 ayat (1) UU RI Nomor 19 Tahun 2016.


Penulis: Ilham Musyafa
Editor: Ilham Musyafa

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.