Gambaran proyek Alun-alun Surabaya yang mengambil sebagian Jalan Yos Sudarso (Kabar Progresif)
Gambaran proyek Alun-alun Surabaya yang mengambil sebagian Jalan Yos Sudarso (Kabar Progresif)

MALANGTODAY.NET – Walaupun sengketa lahan untuk Alun-alun Surabaya masih belum dapat dipastikan resmi akan dimenangkan Pemkot Surabaya, sikap optimis pembangunan proyek ini terus diserukan.

Salah satunya yaitu dengan mematangkan konsep pembangunan di kawasan Balai Pemuda ini. Jalan yang berada di sisi Balai Pemuda, Jalan Yos Sudarso nantinya akan ditutup selama 6 bulan untuk memperlancar pembangunan alun-alun.

Meskipun rencananya akan ditutup total, Pemkot Surabaya belum memastikan apakah jalan ini nnatinya ditutup separuh ataupun ditutup total. Pemkot masih akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Dinas Perhubungan, Dinas Cipta Karya, dan kepolisian.

“Rencananya begitu, kita tutup sampai 6 bulan. Ini lagi dikoordinasikan dengan Dishub, Cipta Karya sama kepolisian. Kan ada dua alternatif, satu ditutup separuh, dua ditutup semuanya selama 6 bulan dan ada rekayasa lalu lintas,” ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Ery Cahyadi dilansir dari Detik.com (6/3/2019).

Ery menjelaskan, hal ini merupakan bagian dari rangkaian pembangunan Alun-alun Surabaya. Sebab, untuk kelancaran pembangunan pasti memerlukan rekayasa lalu lintas mengingat kawasan ini termasuk kawasan padat di Surabaya.

“Pelaksanaannya sudah dilelang. Tapi pelaksanaannya di tempat Mas Irvan (Kadishub) kalau koordinasinya nanti tak tanyain (hasilnya) dulu. Itu kan nanti kalau rekayasa lalu lintasnya jadi, baru dibangun. Soalnya kan harus dapat izin dari kepolisian dulu,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, di bawah Jalan Yos Sudarso nantinya akan dibangun basement penghubung antara Balai Pemuda dan Alun-alun Surabaya. Basement tersebut kemudian dilengkapi dengan lift dan eskalator. Selain itu juga akan dibuat pusat produk kuliner Surabaya. (AL)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.