Motor petugas yang tersangkut di mobil (Jatimnow)
Motor petugas yang tersangkut di mobil (Jatimnow)

MALANGTODAY.NET – Sempat diminta menyerahkan diri, akhirnya terpidana kasus korupsi aset bangunan BUMD PT PWU, Wisnu Wardhana yang merupakan eks Ketua DPRD Surabaya berhasil ditangkap Kejaksaan Negeri (Kejari). Surabaya pada Rabu (9/1/2019).

Wisnu ditangkap di Gang Lebak Jaya, Kenjeran, Surabaya sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu, Wisnu sedang berada dalam mobil Toyota Sigra dengan nomor polisi (nopol) M 1732 HG.

Baca Juga  Inilah Rangkaian Perjalanan Karir Wisnu Wardhana Hingga Akhirnya Berakhir di Penjara

Tim dari Kejari beserta tim intelijen dan tim pidsus sudah melakukan pengejaran terhadap Wisnu sejak Selasa (8/1/2019) malam. Hingga akhirnya berhasil mendekat pada Rabu pagi.

Tim Kejari yang menggunakan sepeda motor akhirnya mendahului mobil Wisnu dengan maksud agar mobil mau melambatkan lajunya. Sayang, mobil justru menabrak sepeda motor petugas.

Penangkapan Wisnu Wardhana oleh tim Kejari (Merdeka)
Penangkapan Wisnu Wardhana oleh tim Kejari (Merdeka)

Dikonfirmasi petugas mengalami luka ringan dan mobil Wisnu tak dapat lagi melaju karena ban depan tersangkut bodi motor.

“Dihadang sedikit di depan dengan harapan tidak melajukan kendaraan. Anggota tidak mengapa hanya lecet sedikit,” ujar Kasi Intel Kejari Surabaya, I Ketut Kasna Dedi dilansir dari Jatimnow (9/1/2019).

Wisnu yang mengenakan jaket biru, topi hitam, serta masker pun langsung diamankan petugas. Ia nampak tak melakukan banyak perlawanan saat penangkapan.

Berbeda dengan anak laki-lakinya yang semobil dengannya. Ia berteriak dan berusaha melawan petugas.

“Bapak..bapak,” teriaknya ketika melihat Wisnu diborgol dan digiring petugas ke mobil Kejari dilansir dari Kompas.com (9/1/2019).

Setelah drama penangkapan selesai, Wisnu langsung dibawa ke Kejari Surabaya untuk pemeriksaan dan menjalani hukumannya.

Baca Juga  Tersandung Korupsi, Kejati Jatim Minta Mantan Ketua DPRD Surabaya Menyerahkan Diri

“Setelah itu, tim jaksa langsung menangkap Wisnu dan dibawa ke Kejari Surabaya untuk pemeriksaan,” Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Richard Marpaung dilansir dari Okezone.com (9/1/2019).

“Wisnu langsung ditahan karena harus menjalani hukuman,” sambungnya.

Sebagaimana diketahui, hukuman yang dijatuhkan Mahkamah Agung (MA) kepada Wisnu Wardana adalah hukuman penjara selama 6 tahun dan denda uang sebesar Rp 200 juta. Jika tidak sanggup, digantikan dengan hukuman 6 bulan penjara.


Penulis: Almira Sifak
Editor: Almira Sifak

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.