Usai Perbaiki Jalan Gubeng yang Ambles, Bu Risma Ingin Jadi Mandor!
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini @Meme Comic Indonesia

MALANGTODAY.NET – Kontestasi Pemilihan Wali Kota Surabaya 2020 kian dekat. Publik tentunya masih menunggu-nunggu siapa kandidat dari tokoh-tokoh penting dari Jawa Timur dan Surabaya, termasuk Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Disebut-sebut, Risma kini sedang melakukan tes ombak kepada masyarakat Surabaya dengan mengusung Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya Eri Cahyadi.

Eri menyampaikan bahwa dirinya mendapat pesan khusus dari Risma. Pesan tersebut yakni permintaan untuk ‘menghijaukan’ Surabaya. Sampai saat ini, belum diketahui pasti apa makna dari kata hijau tersebut.

Pendapat yang bergulir saat ini yaitu hijau diartikan sebagai kelompok Nahdlatul Ulama (NU). Namun, bisa saja ‘hijau’ disini bermakna asrinya lingkungan yang mana masih sejalan dengan jabatan Eri saat ini.

Tolong terusno (Tolong lanjutkan). Apa yang njenengan (Kamu) belum selesaikan. Kata Bu Risma 1, majukno NU (Majukan NU), sugehno wong NU (buat orang NU kaya), ijono wong Suroboyo (Hijaukan orang Surabaya),” ujar Eri menyampaikan pesan Risma saat menghadiri pengajian bersama Jamaah Shalawat Nariyah (JASNU) dilansir dari Jatimnow.com (14/3/2019).

Sementara itu, pengamat politik Universitas Trunojoyo Madura Surokim menilai ini hanyalah tes ombak dari Risma kepada masyarakat Surabaya. Kedepan, siapa yang menjadi “jago” Risma masih berubah-ubah.

“Di lingkaran kelompok ‘merah’, posisi orang Bu Risma tidak kuat pengaruhnya. Faksi-faksi ‘merah’ cukup dominan kekuatan Pak Whisnu (Ketua DPC PDIP Whisnu Sakti Buana),” tutur Surokim.

Menurutnya, kelompok “hijau” bisa masuk perhitungan Risma karena pada kontestasi Pilgub Jatim yang menang adalah kelompok “hijau”.

“Menurut saya itu tidak mudah. Bu Risma butuh usaha ekstra karena sejauh ini hanya punya peluang merebut pengaruh di kalangan ‘hijau’ kultural dan cukup berat mendapat dukungan ‘hijau’ struktural,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Pilgub Jatim 2018 dimeriahkan oleh kelompok “hijau” dari Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak dan kelompok “merah” dari Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno. (AL)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.