Enam Tersangka Baru Kekerasan Mapala UII Tak Gubris Panggilan Polisi
ilustrasi @tribun

MALANGTODAY.NET – Lantaran sakit hati, dua debt collector di Surabaya saling aniaya. Disebut-sebut, ada dendam pribadi dari pelaku saat bekerja.

Diketahui, debt collector tersebut yakni Vanjes Vijay Parhusip (29), warga Jalan Kunti Sidotopo, Semampir selaku penganiaya. Kemudian, korban yang dianiaya adalah rekan seprofesinya yaitu Richard Van Houtan Butar Butar (43), warga Jalan Kapas Madya, Simokerto.

Baca Juga  Miris, Kekerasan Anak di Kota Malang Masih Tinggi

Tindakan penganiayaan tersebut terjadi saat keduanya tengah mengopi di warung kopi. Pelaku secara tiba-tiba melemparkan gelas ke arah korban.

Tindakan pelemparan gelas tersebut dilakukan dua kali. Korban pun sempat melawan namun kemudian dilerai oleh sesama debt collector lainnya yang ada di lokasi.

Akibatnya, korban yang mengalami luka robek di bagian atas mata sebelah kiri. Korban langsung dilarikan ke RS terdekat dan harus mendapat 12 jahitan.

Tidak diketahui secara pasti kapan penganiayaan tersebut terjadi. Namun ketika mendapatkan laporan penganiayaan tersebut, Polsek Rungkut langsung bertindak menangkap pelaku di rumahnya di Perumahan Rungkut Asri Timur.

Diketahui, modus penganiayaan ini karena adanya dendam pribadi. Pelaku mengaku ada ketidakadilan pembagian uang.

Baca Juga  Parah! Aksi Anarkis di Abepura Telan Korban Warga Sipil dan Kapolres

“Pemicu penganiayaan ini diduga pelaku dendam dengan korban karena persoalan pembagian uang yang tidak sesuai dalam pekerjaannya sebagai debt collector,” ungkap Kapolsek Rungkut Kompol I Gede Suartika dilansir dari Tribunnews (13/3/2019).

“Pelaku mengakui perbuatannya menganiaya korban lantaran dendam pribadi,” sambungnya.

Kini, proses tersebut masih diproses oleh pihak kepolisian. Salah satu barang bukti yang berhasil diamankan petugas yakni pecahan gelas yang terdapat darah korban. (AL)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.