Bareng Pilkades Serentak, Pekan ini Aremania Tak Gelar Nobar di Kanjuruhan
Yuli Sumpil saat memimpin belasan ribu Aremania untuk bernyanyi di stadion (Istimewa)

MALANGTODAY.NET – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memberikan sanksi hukuman larangan datang ke seluruh stadion di wilayah Republik Indonesia seumur hidup kepada dirijen Aremania Yuli Sumpil.

Sanksi tersebut merupakan buntut dari aksi turun ke lapangan Yuli Sumpil dan memprovokasi pemain lawan saat Arema FC menghadapi rival bebuyutannya Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (6/10/2018).

Baca Juga: Sempat Ditandu Keluar Lapangan, Ini Kabar Terbaru Hanif Sjahbandi

Hukuman yang dijatuhkan oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI itu dirasa sangat berat dan tidak adil oleh beberapa pihak khususnya Aremania. Melalui sebuah wawancara komprehensif bersama Beritagar.id, pria yang juga akrab disapa Sam Jules itu pun mengungkapkan kekecewaannya.

Yuli merasa dirinya tidak melakukan provokasi seperti yang dituduhkan oleh Komdis PSSI. Menurutnya, dalam kaidah suporter sepak bola, psywar dan menjatuhkan mental lawan adalah hal yang biasa dan wajar.

“Sekali lagi, itu bukan provokasi. Kalau aku provokasi, aku ajak teman-teman semuanya masuk ke lapangan. Aku hanya melakukan psywar agar mental pemain Surabaya turun. Ini hal lumrah di kalangan suporter, dalam arti rivalitas ya,” keluh Yuli saat diwawancarai Heru Triyono dan fotografer Bismo Agung di rumahnya, Minggu (14/10/2018).

Baca Juga: Untuk Maksimalkan Jam Terbang, Juan Revi Dipinjamkan ke Semen Padang

Disinggung soal keadilan hukuman PSSI, Yuli enggan memberikan tanggapannya. Ia mempersilakan publik untuk memberikan penilaian sendiri tentang sanksi yang diberikan oleh Komdis tersebut. Namun itu terkait sanksi yang ditujukan padanya saja.

Yuli tetap menyayangkan dan kecewa dengan hukuman yang diterima oleh Arema FC. Menurutnya hukuman untuk tim kebanggaannya tersebut tidaklah harus seberat itu.

“Kalau untuk sendiri sih enggak (hukuman), tapi untuk tim iya, aku menyesal. Kenapa untuk Arema seberat itu. Aku merasa kurang adil untuk Aremanya. Kalau untuk sendiri, biar orang yang menjawab. Saya pikir, hanya aturan Tuhan yang maha adil,” kata Yuli.

Baca Juga: Yuli Sumpil Disanksi, Apa Kabar Provokasi Bobotoh pada Kiper PS Tira?


Penulis : Swara Mardika
Editor : Swara Mardika

Loading...