Slemania @Jogja Slemania
Slemania @Jogja Slemania

MALANGTODAY.NET – Pasca kerusuhan pada pembuka Liga 1 2019 yang mempertemukan PSS Sleman kontra Arema FC pada Rabu (15/5/2019) di  Stadion Maguwoharjo, Sleman, akhirnya  Slemania meminta maaf kepada Aremania.

Dalam penyampaian maafnya melalui akun Instagram @slemania, presidium Slemania menyampaikan beberapa klarifikasi. Poin pertama yakni klarifikasi mengenai penyobekan bendera salah satu komunitas Aremania. Presidium Slemania menyatakan pelaku bukan anggota Slemania.

“Terkait penyobekan bendera/benner salah satu komunitas Aremania di tribun utara, kami sampaikan itu tidak di lakukan oleh anggota kami,” tulis Slemania, Sabtu (18/5/2019).

Kemudian pada poin kedua, Korlap Slemania telah melakukan tindakan tegas saat terjadi penyobekan bendera tersebut. “Saat peristiwa penyobekan tersebut, langsung segera disadari oleh Korlap Slemania dan langsung diambil tindakan tegas,” lanjutnya.

Ketiga yakni klarifikasi tentang kelalaian supporter PSS Sleman mengantisipasi adanya oknum yang bukan anggota Slemania masuk ke tribun utara.

“Terkait foto salah satu pendukung klub lain (Bukan PSS Sleman) yang juga membawa syal kebanggan klub lain yang berada di tribun utara yang beredar di media sosial, kami sampaikan itu bukan anggota kami dan kami sadari hal tersebut sebagai kelalaian kami dalam mengantisipasi “oknum” yang masuk dalam tribun utara,” sambungnya.

Bersama dengan klarifikasi tersebut, Slemania meminta maaf terhadap Aremania. Mereka berharap persaudaraan keduanya kembali terjalin dengan baik.

“Atas dasar hal tersebut, atas nama Presidium dan kerendahan hati kami, menyampaikan permohonan maaf kepada Seluruh Suporter Arema FC. Kami berharap hubungan persaudaraan yang selama ini terjalin antara Slemania dan Aremania tidak terganggu dan akan tetap terjalin dengan baik,” pinta kelompok berslogan Suporter Edan tapi Sopan ini.

Sebelumnya, Aremania telah mengklarifikasi kericuhan pada laga tersebut. Aremania korwil Klayatan, Ahmad Ghozali mengungkapkan salah satu kelompok suporter BCS Sleman menyerang terlebih dahulu. Penyerangan terjadi di depan pintu masuk GOR Maguwoharjo yang menjadi lokasi parkir kendaraan Aremania.

“Disitulah ada penjarahan dan perampasan barang – barang Aremania yang saat itu ada di dalam bus dan kendaraan roda empat. Jadi ini murni bentuk penyerangan yang dimanfaatkan oleh oknum suporter BCS untuk menjarah,” papar Ahmad Ghozali kepada MalangTODAY.net (16/5/2019).

Atas insiden kerusuhan tadi, ia pun mengutuk keras karena telah menimbulkan sejumlah korban luka – luka dan banyaknya kendaraan yang hancur karena terkena lemparan batu. (AL)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.