Kylian Mbappe sebagai pemain muda terbaik Piala Dunia 2018 @mykhel.com

MALANGTODAY.NET – Penghargaan pemain muda terbaik pertama kali diberikan pada saat Piala Dunia 2018. Penghargaan pemain muda terbaik ini diberikan kepada pemain muda yang berusia di bawah 23 tahun dan berhasil tampil memukau sepanjang gelaran Piala Dunia.

Pada ajang Piala Dunia 2018 ini, Kylian Mbappe memenangkan penghargaan tersebut tanpa tantangan yang berarti. Selain karena keberhasilan Prancis menjadi juara Piala Dunia 2018, kedatangannya ke Rusia bukanlah hanya sebagai pemain muda, melainkan telah memegang kandidat sebagai pemain bintang.

Tak diragukan lagi bahwa Mbappe akan menjelma menjadi pemain besar di masa yang akan datang. Seperti para pendahulunya yang memenangkan penghargaan pemain muda terbaik; Lukas Podolski (2006), Thomas Muller (2010), dan Paul Pogba (2014), Mbappe kiranya akan semakin matang dalam tahun-tahun selanjutnya.

Baca Juga: Kota Malang Bersiap Gelar Malang Marathon 2018

Namun, meskipun sukses memenangkan penghargaan pemain muda terbaik Piala Dunia, Mbappe bukan satu-satunya pemain muda yang sukses tampil impresif di Rusia.

Berikut sepuluh nama-nama pemain muda lainnya yang sanggup menemani Kylian Mbappe sebagai pemain muda terbaik yang tampil di ajang Piala Dunia 2018.

Francis Uzoho, Nigeria

Hanya ada dua kiper dengan usia di bawah 23 tahun yang sanggup menjadi starter di ajang Piala Dunia ini. Mereka adalah Mouez Hassen dari Tunisia dan Francis Uzoho dari Nigeria.

Meskipun Nigeria harus gagal di babak grup, namun Uzoho patut berbangga atas penampilan perdananya di ajang Piala Dunia ini. Atas empat gol yang disarangkan Kroasia dan Argentina, Uzoho tidak berada pada posisi yang pantas untuk disalahkan. Nigeria secara keseluruhan memang tidak berdaya pada saat itu.

Pengalaman yang ia dapat pastinya akan meningkatkan performa dan kepercayaan dirinya. Langkah selanjutnya bagi Uzoho adalah bertarung untuk memenangkan posisi penjaga gawang pertama di klubnya saat ini, Deportivo La Coruna.

Yerry Mina, Kolombia

Bagi seorang striker, mencetak tiga gol di ajang Piala Dunia pastinya akan menjadi kebanggaan tak terkira harganya. Jadi, ketika Yerry Mina yang notabene adalah seorang pemain belakang ini mampu mencetak gol sebanyak itu, berarti Yerry Mina bukanlah seorang bek sembarangan.

Bahkan Olivier Giroud menjadi juara dunia tanpa mencetak satu gol pun. Di usia yang masih muda, kemampuan antisipasi dan duel udara yang mumpuni menjadi modal Mina untuk menjadi pemain besar di masa yang akan datang. Kini Mina harus terus berjuang keras agar dapat menggeser salah satu dari nama Gerrard Pique atau Samuel Umtiti dari skuat utama pertahanan klub Barcelona.

Baca Juga: Tiga Parpol Resmi Daftarkan Caleg, Sisanya Tunggu ‘Injury Time’

Jose Maria Gimenez, Uruguay

Selalu bermain bersama Diego Godin baik di level klub maupun timnas telah membantu Gimenez menjadi salah satu bek muda terbaik dunia. Kiprahnya selama bermain di Piala Dunia 2018 semakin meyakinkan argumen tersebut.

Walaupun masih berusia 23 tahun, namun Gimenez telah mencatatkan hampir 50 penampilan bersama timnas Uruguay. Ia juga membawa pulang oleh-oleh satu gol dari Rusia ketika berhasil menjebol gawang Mesir di babak grup.

Manuel Akanji, Swiss

Cara tersingkir yang sangat menyakitkan bagi seorang bek muda yang sebenarnya tampil dengan sangat menjanjikan. Swiss harus pulang setelah bola dari tendangan pemain Swedia, Emil Forsberg harus membentur dirinya hingga kemudian berbelok arah dan masuk ke jala Yan Sommer.

Padahal, penampilannya saat Swiss menahan imbang Brasil 1-1 patut mendapatkan pujian. Akanji yang saat ini bermain bersama Borussia Dortmund tentu harus terus mengasah kemampuannya dan membuktikan bahwa dirinya memang layak disebut sebagai bek muda yang menjanjikan.

Benjamin Pavard, Prancis

Sebelum ajang Piala Dunia 2018 berlangsung, tak banyak yang mengetahui nama dari Benjamin Pavard. Pemain yang saat ini dimiliki oleh klub Stuttgart itu datang dengan pembuktian bahwa dirinya adalah calon bek kanan terbaik di dunia.

Penampilan luar biasa Kylian Mbappe juga bisa kita saksikan berkat keberadaan dirinya di belakang Mbappe. Pavard yang saat ini masih berusia 22 tahun sukses memberikan kesolidan di lini belakang dan mengover area yang ditinggalkan Mbappe saat menyerang maupun bertahan.

Tak hanya itu, Pavard juga sukses melesakkan satu gol yang sangat indah di Piala Dunia 2018. Saat melawan Argentina di babak perdelapan final, tendangan volinya dari luar kotak penalti meluncur dengan sangat deras merobek jala Argentina yang dikawal Franco Armani. Sebuah gol yang begitu indah.

Baca Juga: Wih! Ada Bendera Arema di Final Piala Dunia 2018!

Lucas Torreira, Uruguay

View this post on Instagram

🇺🇾#LT14 #mundialrusia2018⚽️

A post shared by Lucas Torreira (@ltorreira34) on

Awalnya nama pemain yang telah resmi dibeli Arsenal dari Sampdoria seharga 22 juta euro bukan pilihan utama pelatih Uruguay, Oscar Tabarez.

Lucas Torreira memulai Piala Dunia 2018 dari bangku cadangan. Lambat laun Torreira yang dimainkan sebagai pemain pengganti itu sukses menunjukkan kualitasnya dan mendapatkan kepercayaan Tabarez untuk bermain sebagai starter.

Rodrigo Bertancur, Uruguay

View this post on Instagram

Uruguay y nada más !! 🇺🇾🔝💪

A post shared by Rodrigo Bentancur (@rodrigo_bentancur) on

Nama Bentancur sudah banyak terdengar sebagai calon bintang masa depan setelah namanya dimasukkan dalam perjanjian kontrak transfer Carlos Tevez antara Juventus dan Boca Juniors.

Tahun lalu Rodrigo Bentancur resmi pindah ke Juventus. Meskipun tidak banyak mendapatkan menit bermain di Turin, tapi Bentancur berhasil menampilkan seluruh kemampuan yang dimilikinya itu pada setiap kesempatan yang diberikan.

Talenta Bentancur semakin terlihat karena Oscar Tabarez mempercayakan namanya untuk menjadi starter di lini tengah Uruguay bersama Mattias Vecino.

Sebelum Piala Dunia 2018 dimulai, Juve santer dikabarkan mengincar beberapa nama pemain top dunia yang berposisi sebagai gelandang untuk memperkuat lini tengah Juventus. Namun atas penampilan apik yang ditunjukkan oleh Bentancur di Piala Dunia 2018, tampaknya Juventus bakal mengurungkan niat memburu gelandang baru di bursa transfer musim panas tahun ini.

Baca Juga: Manisnya N’Golo Kante, Si Beringas yang Malu Untuk Minta Trofi dari Rekan Setim

Lucas Hernandez, Prancis

Jika di kanan ada Benjamin Parvard, di sisi kiri Prancis memiliki Lucas Hernandez. Sepak bola pragmatis yang diusung oleh Prancis dapat berhasil juga karena ketangguhan dua pemain muda yang mengisi sisi luar pertahanan Prancis.

Lucas Hernandez sudah berhasil mengamankan spot bek kiri utama di Atletico Madrid menggeser Felipe Luis. Sebelum datang ke Rusia, Lucas Hernandez juga telah memperbarui kontrak jangka panjang bersama Atletico Madrid.

Hirving Lozano, Meksiko

Hirving Lozano datang ke Piala Dunia 2018 dengan membawa predikat sebagai wonderkid. Tak butuh waktu lama baginya untuk membuktikan keabsahan predikat yang menyemat di dirinya yang masih muda itu.

Pada pertandingan pertama Meksiko kala menghdapi Jerman, Hirving Lozano sukses mencetak satu-satunya gol yang terjadi di pertandingan tersebut.

Pemain dengan julukan Chucky ini sekarang bermain di negeri Belanda besama klub PSV Eindhoven. Musim lalu, pemain berusia 22 tahun tersebut telah sukses mencatatkan 17 gol dan 8 asis.

Baca Juga: Kabar Terbaru Kurnia Meiga Sekarang Jualan Keripik

Aleksandr Golovin, Rusia

Sebelum Piala Dunia dimulai, tak banyak yang tahu sosok profil dari pemain berusia 22 tahun ini. Publik lebih banyak mengenal Alan Dzagoez atau Denis Cherysev sebagai tulang punggung Rusia.

Tapi di pertandingan pertama, namanya mengejutkan banyak mata setelah sukses mencatatkan 2 asis dan 1 gol ke gawang Arab Saudi. Kini pemain yang dimiliki CSKA Moscow tersebut kabarnya serius didekati klub Chelsea.

Kylian Mbappe, Prancis

View this post on Instagram

DANS L’HISTOIRE À JAMAIS 🌍🏆…

A post shared by Kylian Mbappé (@k.mbappe) on

Dan tentu saja yang terakhir adalah peraih penghargaan pemain muda terbaik Piala Dunia 2018 itu sendiri, Kylian Mbappe.

Kesuksesan Prancis merengkuh gelar juara Piala Dunia 2018 tak lepas dari permainan efektif nan efisien dari Kylian Mbappe. Bahkan, di antara kesepuluh pemain muda lainnya yang telah disebut di atas, Kylian Mbappe adalah pemain termuda.

Pemain yang saat ini bermain untuk tim Paris Saint-Germain baru akan memasuki usia 20 tahun pada bulan Desember 2018 nanti.


Penulis: Swara Mardika
Editor: Swara Mardika

Loading...