Persib Bandung Kena Sanksi Komdis PSSI, Gara-gara Apa?
Kantor PSSI (Istimewa)

MALANGTODAY.NET – Dunia persepakbolaan Tanah Air kini tengah hangat oleh polemik kasus pengaturan skor atau match fixing. Hal tersebut diketahui oleh karena pengakuan langsung dari mantan calo pengaturan skor, Bambang Suryo.

Dalam rangka ‘pertaubatannya’, Bambang menyebut salah satu nama yang di jelaskannya ikut andil dalam kegiatan nakal persepakbolaan Indonesia selama ini. Vigit Waluyo yang merupakan pemilik dari PS Mojokerto Putera lah yang menurut Bambang adalah sosok mafia besar match fixing tersebut.

Baca Juga  Korban Nyawa, Sepak Bola Indonesia Terancam Dibekukan Lagi

Namun Bambang Suryo menilai keberaniannya menyebut nama-nama para mafia yang diketahuinya saat diundang di acara Mata Najwa beberapa hari lalu, tak diimbangi dengan gerak cepat PSSI sebagai federasi yang menaungi klub-klub persepakbolaan di Indonesia.

Bahkan karena keberaniannya itu, kini ia banyak mendapat intimidasi bahkan juga ancaman pembunuhan dari pihak yang tak suka dengan aksi ‘taubat’ nya tersebut. Penilaian Bambang menilai PSSI belum ‘action‘ pada kasus ini, yakni hingga kini belum dipanggilnya Vigit untuk dimintai keterangan soal kasus nakal tersebut, sehingga Bambang meminta agar PSSI segera bertindak.

“Belum ada. Seharusnya PSSI langsung menindak, menindak dalam artian mencari sumbernya darimana, dan sebagainya. Tapi sejauh ini saya lihat belum ada dan mereka diam saja. Vigit sembunyi dimana saja belum tahu kayaknya.Mungkin mereka juga masih menggodok karena ini perlu kevalidan data-data,” kata Bambang Suryo (5/12/2018) siang di Malang.

Baca Juga  Ini Beda Persib Bandung dan Arema FC Menyikapi Hukuman dari PSSI

Bambang meminta agar PSSI segera bergerak agar ‘penyakit’ persepakbolaan Indonesia segera terobati, sehingga persepakbolaan Indonesia dapat segera ‘sehat’ kembali.

“Saya minta PSSI segera action. Mana actionnya? Kami semua ingin sepakbola Indonesia yang baru, dengan sportifitas tinggi dan jangan ada lagi hal seperti ini,” pungkasnya.


Penulis: Andika Fajar
Editor: Ilham Musyafa

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.