Ilustrasi penjaga gawang yang akhirnya malu sendiri @netralnews.com

MALANGTODAY.NET – Dalam sepak bola peran dari penjaga gawang kerap dikesampingkan. Padahal, posisi kiper ini adalah posisi yang sangat vital dalam tim sepak bola.

Posisi yang menggunakan kostum paling beda dari teman-temannya ini tak jarang juga menjadi penentu hasil akhir suatu pertandingan. Tidak seperti striker, kiper jarang sekali mendapatkan pujian atas penyelamatan-penyelamatan yang dilakukan olehnya. Tapi, sekali saja kiper melakukan kesalahan atau blunder, bisa dipastikan sang penjaga gawang itu harus siap menanggung beban karena cacian dan makian dari para penonton langsung tertuju ke arahnya.

Penjaga gawang juga sering terlibat adu mental (psywar) dengan para penyerang lawan. Khususnya pada babak penalti. Nah, beberapa kiper ini ada yang melakukan psywar secara berlebihan. Sayangnya, aksi banyak gaya yang dilakukan beberapa kiper ini pada akhirnya cuma membuat kiper itu malu sendiri.

Baca Juga: Ditikung Lorenzo, Dani Pedrosa Putuskan Pensiun

Kira-kira apa aja sih kesombongan yang mungkin dilakukan oleh penjaga gawang sehingga dapat membuat mereka tengsin berat akhirnya.

Akrobatik Lebay

Pada babak penalti, pertarungan mental antara penendang dan kiper mutlak terjadi. Kondisi fisik yang telah terkuras juga beban mental yang meningkat membuat babak adu penalti bukan hanya adu skill saja, namun juga adu pikiran dan mental.

Seperti yang coba dilakukan oleh salah satu kiper yang sepertinya bermain di Liga Amerika ini. Bersiap menghadapi tendangan penalti lawan, si kiper ini berusaha merusak konsentrasi penendang dengan cara yang lebay banget.

Si kiper terlihat asyik jungkir balik tidak karuan menampilkan aksi akrobatik yang absurd. Ternyata hal konyol yang dilakukannya tidak membuat fokus dari si penendang terpecah. Si penendang dengan santai menceploskan bola ke jala lawan.

Lalu sambil mengejek tingkah si kiper seblumnya, si penendang merayakan gol penaltinya tersebut dengan cara akrobatik jungkir balik persis di depan si kiper. Biar tahu rasa ya itu kiper. Haha.

Baca Juga: Menguak Kejeniusan Beppe Marotta Mendaratkan Ronaldo & Bukti Bahwa Juve Bukan Klub Panti Jompo!

Mancing Masalah

Kalau yang satu ini bener-bener penjaga gawang yang banyak gaya banget deh. Berhasil mengamankan tendangan lawan, penjaga gawang tersebut malah sok gak ditangkap bolanya. Dia malah menggoda striker lawan untuk datang menghampirinya.

Naas ternyata perhitungan si kiper ini keliru. Si penyerang lawan datang terlalu dekat dengan dirinya. Belum sempat si kiper mengambil bola, eh si penyerang berhasil menyontek bola ke gawang lebih dulu. Gol tercipta berkat kesombongan yang sepele dari kiper. Menurut aturan FIFA, gol itu sah-sah saja.

Selebrasi Terlalu Cepat

Peraturan dari babak penalti salah satunya adalah, bola diputuskan masuk atau tidak setelah bola sudah benar-benar berhenti bergulir; penendang hanya diperbolehkan menyentuh bola satu kali.

Nah, beberapa kiper ini jumawanya bukan main. Setelah menggagalkan eksekusi para penendang (ditepis atau membentur mistar), para kiper ini dengan bangga berselebrasi. Mereka merasa bahwa mereka telah sukses menjadi seorang pahlawan pertandingan.

Baca Juga: Follow Akun Instagram Juve, Marcelo Susul Ronaldo?

Sayangnya bola itu bundar dan bisa bergulir kemana saja. Saat para kiper-kiper ini sedang berselebrasi dengan sombong, eh si bola malah santai-santai saja terus bergulir menuju gawang. Fan tentu saja hal ini sah terjadi dan diputuskan sebagai gol untuk penendang.

Kasihan ya, mereka bisa sangat kecewa dalam jangka waktu beberapa menit saja setelah sombong dan selebrasi. Yuk simak video lengkap yang diposting oleh akun Right Man Channel di situs Youtube berikut.


Penulis : Swara Mardika
Editor    : Swara Mardika

Loading...