Ilustrasi pengaturan skor atau match fixing @ Tribunnews
Ilustrasi pengaturan skor atau match fixing @ Tribunnews

MALANGTODAY.NET – Pengaturan skor atau match fixing kini tengah marak diperbincangkan oleh para penikmat sepak bola Tanah Air. Pengaturan skor bukan lah hal baru dalam dunia sepak bola. Di Eropa, pengaturan skor juga terkadang bisa saja terjadi sepeti di Irlandia.

Sebelumnya, publik sepak bola Irlandia sempat berduka atas kabar kematian dari salah satu peman dari klub di Republik Irlandia, Ballybrack FC yang bernama Fernando Lafuente. Ballybrack FC mengabarkan Fernando tewas dalam sebuah kecelakaan mobil.

Baca Juga  Hiburan Rakyat! Soal Pengaturan Skor, Ketua PSSI: Kita Tambah Guru Ngaji Supaya Ikhlas

Kabar yang dirilis melalui laman resmi klub tersebut sempat membuat laga antara Ballybrack FC kontra Arklow Town beberapa pekan lalu sempat ditunda. Tim-tim lain di liga tersebut pun sempat meluangkan waktu semenit untuk mengheningkan cipta.

Usut punya usut, kabar tersebut ternyata hanyalah sebuah hoaks belaka. Bahkan, Fernando yang jelas-jelas masih hidup pun terkejut saat menyaksikan langsung ‘kematiannya’ di pemberitaan media. Ballybrack FC disebut sebagai tim yang memalsukan kematian Lafuente dalam kasus ini.

“Saya ada di rumah kemarin setelah pekerjaan saya selesai. Saya sedang bermain beberapa video game. Mereka mengatakan kepada saya: ‘Kamu seorang selebriti.’ Ini lucu bagi saya karena saya telah menyaksikan kematian saya sendiri,” kata Lafuente dilansir BBC, Rabu (28/11/2018) lalu.

Meski sudah dianggap meninggal oleh timnya, Lafuente mengaku tidak akan menuntut Ballybrack ke ranah hukum meskipun keluarganya sudah terlanjur bersedih.

”Saya memiliki hubungan yang sangat baik dengan mereka. Begitu saya mendengar berita itu, saya menulis kepada mereka. Mereka langsung membalas dan memberi tahu saya apa yang sedang terjadi dan mereka meminta maaf.

Baca Juga  Undur Diri dari Exco PSSI, Hidayat: Niat Saya Baik

”Saya kemudian menelepon ibuku dan dia pada dasarnya tidak tahu apa-apa. Dia melihat pagi ini foto saya di semua surat kabar. Saya belum berbicara dengannya karena dia tidak menjawab salah satu pesan yang saya kirim,” jelas Lafuente.

Namun, pemain asal Spanyol itu kini lebih memilih pindah dari Ballybrack dan bergabung dengan salah satu tim di wilayah Galway.

Kini pihak pengelola Liga Senior Leinster, Irlandia sedang menyelidiki kasus ini, ada dugaan bahwa Ballybrack FC belum siap berhadapan dengan Arklow Town sehingga mereka memalsukan kematian Fernando Lafuente.


Penulis: Ilham Musyafa
Editor: Ilham Musyafa

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.