Mahfud MD maju sebagai cawapres dampingi Jokowi? @tribunnews.com

MALANGTODAY.NET – Publik Indonesia sedang diramaikan dengan bursa pemilihan cawapres yang akan digandeng oleh beberapa kandidat capres untuk pemilu 2019. Nama mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD masuk dalam bursa cawapres yang akan menemani Jokowi.

Kabar yang berkembang ini didukung oleh salah satu ulama Nahdlatul Ulama (NU). Dilansir dari situs tribunnews.com, Wakil Katib Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Yogyakarta, Shofiyullah Muzammil memberikan dukungannya terhadap Mahfud MD sebagai cawapres.

Menurut Shofiyullah Muzammil, Mahfud MD merupakan sosok tokoh yang mampu merepresentasikan wajah Nahdlatul Ulama pada pemilu presiden mendatang.

Baca Juga: Manisnya N’Golo Kante, Si Beringas yang Malu Untuk Minta Trofi dari Rekan Setim

“Dalam minggu ini Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Blokagung, Banyuwangi, Jawa Timur Kiai Hisyam Syafaat akan mengadakan halaqoh ulama se Banyuwangi, Situbondo, Probolinggo dan Jember. Baik strukutral NU maupun kultural NU dan pengurusan pesantren, yang intinya akan menyatakan dukungan terhadap Mahfud MD sebagai tokoh yang merepresentasikan Nahdliyin untuk maju Cawapres mendampingi Jokowi,” ujar Shofiyullah kepada wartawan seperti dikutip dari tribunnews.com, Minggu (15/7).

Di sisi lain kabar Mahfud MD masuk di bursa cawapres yang akan diusung Jokowi juga menuai kritikan berbagai pihak. Mahfud yang pernah berorganisasi bersama HMI menjadi salah satu alasannya.

Diterangkan oleh Shofiyullah bahwa kritik yang ditujukan kepada Mahfud MD itu tidak datang dari pihak NU. Menurutnya keanggotan Mahfud di HMI tidak serta merta melunturkan jiwa NU yang dimiliki Mahfud.

Baca Juga: Jangan Sentuh Tanaman Ini Atau Kamu Akan Alami Luka Bakar Seketika!

“Statemen yang meragukan Mahfud MD itu bukan orang NU, saya rasa sangat tidak punya alasan, kalau beliau ikut organisasi HMI iya, tapi bukan berarti melunturkan ke NUan nyakan, banyak sekali orang yang ikut oranisasi HMI tapi berasal dari keluarga Nahdliyin,“ tegas Shofi.

Selain itu, Shofi juga merujuk pada pemilu pilpres sebelumnya. Di tahun 2014, Mahfud MD juga telah mendapatkan dukungan dari ulama seluruh Jawa Timur dan Jawa Tengah untuk maju mengikuti pilpres. Shofi menyebut sejumlah kalangan yang meragukan ke NU-an Mahfud MD lebih disebabkan karena faktor politis menjelang pendaftaran capres-cawapres mendatang.


Penulis: Swara Mardika
Editor: Swara Mardika

Loading...