WNA Myanmar Buronan Kasus Penyelundupan Manusia Ditangkap
Ilustrasi Penyelundupan Manusia. (Istimewa)

MALANGTODAY.NET – Seorang buronan kasus penyelundupan manusia, Anwar Sadiq alias Muang Muang Tin warga negara asing (WNA) Myanmar berhasil ditangkap Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri.

“Anwar Sadiq buronan Polda NTT dalam kasus penyelundupan manusia yang terjadi pada November 2015,” kata Kepala Subdit 3 Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Kombes Pol Ferdi Sambo seperti dilansir dari Antara, Selasa (22/08).

Muang Muang Tin ditangkap penyidik Bareskrim di Apartemen Permata Surya, Kalideres, Jakarta Barat pada Senin (21/8) malam.

Ferdi menjelaskan Muang Muang Tin berperan sebagai penyelundup utama dalam kasus penemuan Kapal Motor (KM) Farah yang berisi 16 WNA asal India, Nepal dan Bangladesh pada 26 November 2015 di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebelum diamankan, kata Ferdi, pada 18 November 2015, KM Farah berangkat dari Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat menuju Pulau Christmas, Australia yang diperkirakan memakan waktu delapan hari.

“Namun mengalami kehabisan bahan bakar dan kerusakan mesin sehingga terbawa arus dan terdampar di perairan Desa Tabulolong, NTT,” katanya.

Saat ditangkap oleh penyidik Polda NTT, keenam belas WNA tersebut tidak memiliki paspor sehingga dibawa ke Detensi Imigrasi Kupang.

Berikut nama 16 penumpang Kapal Motor (KM) Farah yang menjadi korban tindak penyelundupan manusia:

  1.  Anil Kosthi (32), laki-laki, warga negara India
  2.  Sures Chaudhari (34), laki-laki, warga negara India
  3.  Mayur Chaudhari (27), laki-laki, warga negara India
  4.  Akash Chaudhari (21), laki-laki, warga negara India
  5.  Narendra Rathhod (36), laki-laki, warga negara India
  6.  Alpesh Chaudari (28), laki-laki, warga negara India
  7.  Palkesh Chaudari (34), laki-laki, warga negara India
  8.  Virendra Singh (29), laki-laki, warga negara India
  9.  Jankit Chaudari (22), laki-laki, warga negara India
  10.  Rakesh Chaudari (26), laki-laki, warga negara India
  11.  Ashish Chaudari (23), laki-laki, warga negara India
  12.  Sanjay Chaudari (30), laki-laki, warga negara India
  13.  Ashik Ghoswami (24), laki-laki, warga negara India
  14.  Ashish Gurung (21), laki-laki, warga negara Nepal
  15.  Sandeep Raj Shrestha (21), laki-laki, warga negara Nepal
  16.  Mohammad Anowar (22), laki-laki, warga negara Bangladesh.

Atas perbuatannya, tersangka akan dijerat dengan Pasal 120 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang keimigrasian dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun penjara dan denda paling sedikit Rp500 juta dan paling banyak Rp1,5 miliar.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here