Soal 212, Wartawan Meliput Diperlakukan Seperti Ini, Tidak Diliput Panitia Ngambek
Perlakuan peserta aksi 212 kepada salah satu wartawan @ YouTube/AsSabil Channel

MALANGTODAY.NET – Terkait acara reuni aksi 212, panitia penyelenggara mengaku keberatan terkait tidak meliputnya sejumlah media arus utama pada saat acara berlangsung. Bahkan, panitia reuni aksi 212 sampai berencana mengadukan hal ini ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

Ketua panitia reuni aksi 212 Bernard Abdul Jabar berencana memberikan surat keberatan panita aksi kepada sejumlah media yang tidak datang meliput kegiatan massa tersebut. Menurut Bernard, reuni aksi 212 yang dilangsungkan di kawasan Monumen Nasional (Monas), DKI Jakarta, Minggu (2/12/2018), mempunyai hak publik untuk disiarkan oleh media.

Baca Juga  Inilah Alasan Para Wartawan Barito Utara Kunjungi Kota Malang

“Kami akan mendatangi KPI, ingin diskusi, mengadu apa yang sedang terjadi di negeri ini, serta menyampaikan surat keberatan kami terhadap sejumlah media,” kata Bernard dikutip dari viva.co.id, Jumat (7/12/2018).

Tak hanya ketua panitia saja, bahkan Calon Presiden Nomor Urut 2 Prabowo Subianto ikut geram atas kurangnya partisipasi awak media di reuni aksi 212 tersebut. Padahal, notabene Prabowo Subianto tak memiliki hubungan apapun dengan aksi massa ini. Panitia acara sendiri sebelumnya telah bersikukuh bahwa reuni tersebut sama sekali tidak mengandung unsur politis.

Baca Juga  Nasi Goreng Sambut Kedatangan Prabowo di Kediaman SBY

Menolak lupa, pada aksi 212 yang berlangsung dua tahun yang lalu, beberapa wartawan mengalami perlakuan tidak menyenangkan dari peserta aksi saat bertugas meliput acara.

Dalam sebuah video YouTube yang diabadikan oleh akun AsSabil Channel ini misalnya. Tampak salah seorang wartawan Metro TV yang sedang meliput kejadian dipersekusi oleh peserta yang berpartisipasi di aksi 212.

Seperti terlihat di dalam video, beberapa orang bahkan sempat menyebutkan kata penipu kepada wartawan dan media Metro TV ini.

Baca Juga  Tanpa Alasan yang Jelas, Wartawan Metro TV Dihajar Aparat


Penulis: Swara Mardika
Editor: Swara Mardika

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.