KOTA MALANG – Lomba Tapos (Taman Posyandu) yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan kota Malang memasuki tahap penilaian per kecamatan.

Hari ini (15/10) salah satu perwakilan Tapos Delima dari RW 3 Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang dikunjungi oleh tim juri.

Lurah Madyopuro, Sukendari mengatakan yang menjadi andalan dari Tapos Delima ini ialah empat layanan inovatif yang tidak hanya fokus pada kesehatan namun juga pendidikan warga sekitar.

Empat layanan tersebut, yang pertama adalah Jeda Layar (Jemput Dampingi Layani Antar). Diinovasi ini, kader posyandu bakal menjemput dan mengantar para lansia atau orang yang sakit. “Ke posyandu jika dia tidak bisa berjalan. Terus akan kami layani dengan baik dan kami antar pulang,” ujarnya.

Yang kedua, Warna Ceria (Wahana Bermain Anak Cerdas dan Pintar) Dikatakan lurah berparas cantik ini, Warna Ceria ini adalah kegiatan belajar bahasa Inggris, mewarna, dan bermain permainan tradisional.

“Jadi selain peduli kesehatan, kita juga mendidik anak-anak RW 3 dengan belajar bahasa Inggris yang biasanya diajarkan oleh Karang Taruna atau mahasiswa. Untuk permainan,kita sediakan gin tradisional supaya anak-anak nggak kecanduan gadget. Itu semua kita lakukan di Pos PAUD,” urai Niken, sapaan akrabnya.

Jika nomor dua berbicara tentang anak. Yang ketiga ini lebih untuk warga RW III yang tergolong lansia atau warga yang sedang sakit. Yaps melalui Sehari Cermat (Sehat Hari ini, Ceria Masa Tua), warga yang termasuk Posbindu PTM dan Lansia bakal diarahkan untuk melakukan konseling. “Agar tidak bosan dan juga sehat kita tambahkan senam bersama dan juga belajar gamelan bersama,” ujarnya

Yang terkahir, yakni inovasi di bidang penanaman untuk kesehatan. Tapos Delima mempunyai Genato (Gerakan Menanam Toga). Dikatakan Niken, tanaman toga tersebut bakal ditanam oleh masyrakat dan untuk pengobatan masyarakat sendiri sekaligus dijual. “Nanti tanaman toga itu dibuat jamu. Hasilnya buat obat balita yang kurang gizi bisa atau bisa juga menjadi Usaha Ekonomi Produksi (UEP) Masyarakat,” imbuhnya.

Mendengar inovasi tersebut, Camat sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Kedungkandang, Rahayu Retnaningtyas mengaku bangga dan optimis Tapos Delima RW 3 bisa menjadi juara pertama dilomba kali ini.

“Apalagi ini bisa memberdayakan masyarakat. Kita cuma bisa berikhtiar dan semoga bisa menjadi juara” pungkasnya.

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Foto: Bob Bimantara Leander
Penyunting: Fia

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.