Petani Ini Tewas Mengenaskan Setelah Diserang Lima Gajah
Ilustrasi gajah liar © Thrifty Nomads

MALANGTODAY.NET – Gajah liar di kawasan Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara, kerap usik areal perkebunan warga. Upaya mengatasi gangguan gajah liar tersebut, warga sekitar rela menghibahkan lahannya untuk dijadikan lokasi Conservation Response Unit (CRU).

CRU dinilai sebagai langkah penanggulangan konflik manusia dengan satwa gajah liar di kawasan pedalaman itu.

Kepala Dusun Alue Buloh, Kecamatan Cot Girek, Abdurrahman mengatakan puluhan ekor gajah sering merusak perkebunan milik warga, sehingga mereka selalu mengalami kerugian.

“Warga sudah sepakat untuk menghibahkan tanahnya untuk dibangun CRU, agar petugas bisa menghalau kawanan binatang berbelalai panjang itu, jika memasuki perkebunan mereka,” kata Abdurrahman, Rabu (15/03).

Pos CRU yang terletak di Dusun Batu Ular dinilai jauh dengan lokasi gangguan gajah liar.Dikatakan, sebanyak 250 petani telah menandatangani permohonan CRU yang diajukan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Aceh dan Dinas Kehutanan setempat dengan penyiapan luas lahan 20 ribu meter.

“Kami atas nama masyarakat petani Dusun Alue Buloh Paket 14, memohon kepada Kepala BKSDA Aceh untuk dapat menempatkan CRU gajah jinak di Paket 14. Mengingat selama ini perkebunan kami kerap sekali didatangi kawanan gajah liar yang sebagian menyebabkan tanaman kami dirusak,” ungkap para petani dalam surat permohonan tanggal 9 Maret 2017 dengan Nomor 018/249 yang ditandatangani oleh Razali sebagai Keuchik (kepala desa) setempat, kemudian diketahui Camat Cot Girek, Usman K, Imuem Mukim Bandar Baru, Tgk Asnawi.

Dikutip dari Antara, Abdurrahman mengungkapkan bahwa warga berharap CRU dapat mengatasi gangguan gajiah liar di daerahnya tersebut. “Warga berharap, dengan adanya penempatan gajah jinak nantinya dapat mengatasi gangguan gajah liar, yang mana selama kurun waktu 15 tahun lahan perkebunan warga kerap diganggu binatang berbadan besar itu,” pungkas Abdurrahman.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here