Dewan Penasihat Jokowi Kena OTT KPK, Waketum Gerindra Curiga Untuk Dana Kampanye!
Waketum Gerindra, Arief Poyuono @YouTube

MALANGTODAY.NET – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil mengamankan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy. Rommy yang merupakan Wakil Ketua Dewan Penasihat Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo – Ma’ruf Amin ditangkap saat berada di Jawa Timur. Saat ini, ia sedang menjalani pemeriksaan di Mapolda Jatim di Surabaya.

Dilansir dari DetikNews, Jumat (15/3/2019), Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono mencurigai ada motif di balik penangkapan Rommy. Menurutnya, hal ini merupakan kegagalan Joko Widodo dalam menciptakan pemerintahan yang bersih. Ketum PPP itu selama ini dinilai cukup dekat dengan Jokowi.

“Ditangkapnya Rommy, Ketum PPP, oleh KPK yang jadi orang dekat Joko Widodo hanyalah korban kegagalan Joko Widodo dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan mental pejabat negara yang tidak korup,” kata Arif.

Di lain sisi, ia menjelaskan bahwa keberhasilan menangkap pejabat negara yang berkaitan dengan kasus korupsi murni menjadi milik KPK, bukan pemerintah. Menurutnya, era kepemimpinan Jokowi untuk menciptakan clean government sudah gagal.

“Maaf, ya, banyaknya elite dan pejabat negara yang ditangkap KPK itu bukan keberhasilan Joko Widodo, tapi keberhasilan KPK. Dan kegagalan janji Joko Widodo saat pilpres menciptakan clean government,” imbuhnya.

Kepada KPK, Arief meminta untuk memeriksa motif Rommy menerima suap. Hal ini karena ada indikasi bahwa Ketua Komisi IV DPR tersebut mencari uang untuk dana kampanye Jokowi – Ma’ruf. “Saya harap KPK lebih mengeksplor ya apa tujuan Rommy terima uang,” tandasnya.

Rommy ditangkap pada pukul 09.00 WIB pagi tadi di area Kantor Wilayah Kementerian Agama di Surabaya. Statusnya terkini masih dalam tahap terperiksa dan belum ditentukan status hukumnya. (sig)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.