dok.

MALANGTODAY. NET – Hakim perempuan Pengadilan Agama Kota Padang Panjang, Sumatera Barat terkena razia Satpol PP saat melakukan penggeledahan disejumlah hotel.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Satpol PP,  Syafnir, “Razia pekat merupakan hal rutin yang dilakukan jajaran Satpol PP Bukit Tinggi,  seperti hari Minggu (9/10) lalu,  petugas gabungan TNI dan Polri serta Satpol PP melakukan razia terhadap pasangan bukan muhrim ditempat penginapan Jalan Ahmad Yani , Kampung Cina, ” ujarnya.

Diceritakan saat itu,  anggota Satpol PP mendapati seorang wanita berinisial ED (49) tengah bersama seorang laki-laki yang bukan suaminya.

Kedua pasangan tersebut awalnya mengaku pasangan suami istri,  namun ketika diminta identitas KTP dan bukti nikah,  mereka tidak dapat menunjukannya.

Ketika petugas hendak menggelandang pasangan mesum tersebut,  ED menolak dan menghardik untuk diperiksa kekantor.  Bahkan ED mengeluarkan Kartu Tanda Pegawai negeri Sipil dan Kartu Hakim.

“Nama lengkapnya nggak hapal juga,  data lengkap ada dikantor, ” lanjut Syafnir.

Sementara itu, juru bicara Mahkamah Agung Hakim Agung Suhadi membenarkan hal tersebut, “Ya, sudah kami perintahkan Ketua Pengadilan Tinggi Agama Padang melakukan pemeriksaan terhadap hakim itu, ” ujar Suhadi.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda