KOTA MALANG – Civitas Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) pagi tadi, (22/8) heboh. Pasalnya, rektor mereka meminta untuk ditransfer sejumlah uang lewat nomor pribadi whatsappnya. Hal ini tentu saja janggal dilakukan oleh seorang yang punya kedudukan tertinggi di instansi.

Sebelumnya, hacker di balik nomor tersebut menanyakan lokasi. “Ada saldo di ATM bisa pinjam dulu (emoji),” isi lanjutan pesan tersebut.

Pagi tadi, beberapa dosen Unikama mendapat pesan bernada sama lewat sebuah aplikasi perpesanan, WhatsApp. Pesan dari nomor Rektor Unikama itu intinya meminta uang untuk ditransfer, segera. Hal ini jelas peretasan.

“Sedangkan bapak Rektor itu posisi sedang di luar negeri. Sudah beberapa hari ini,” tegas Humas Unikama, Wulan Enno.

Fakta ini pun makin mempertegas bahwa orang di baliknya bukan Rektor Unikama, Dr Pieter Sahertian MSi, tetapi seratus persen orang yang berbeda.

Kasus peretasan semacam ini sejatinya juga pernah dialami oleh Direktur Utama Jawa Pos Radar Malang, Kurniawan Muhammad.

“Ini saya rasa sangat berbahaya karena ternyata rekanan dari beberapa instansi juga sudah di Whatsapp,” tegas wanita yang akrab disapa Enno ini.

Ia menghimbau bagi siapapun yang menerima pesan dari nomor tersebut agar mengabaikannya. “Akhirnya nomor bapak Rektor sekarang dinonaktifkan dan sedang dalam proses pengurusan,” lanjut Enno.

Whatsapp memang media perpesanan yang gampang dikloning. Lewat nomor telepon yang didaftarkan, hacker biasanya dengan mudah mengkloning Whatsapp pemiliknya bila mengetahui nomornya.

Untungnya untuk kasus ini, Unikama mengatakan belum ada uang sepeserpun yang ditransfer. “Sepengetahuan saya sampai hari ini belum ada yang mentransfer uang, belum ada yang melaporkan atas kejadian tersebut. Pasalnya, berapa rekanan sudah curiga, kok bisa bapak rektor meminta transfer uang, begitu,” tutupnya.

Pewarta: Elfran Vido
Foto: tangkapan layar
Penyunting: Fia

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.