Ilustrasi Rokok Elektrik
Ilustrasi Rokok Elektrik @insidefmcg

MALANGTODAY.NET – Bupati Trenggalek Emil Elestianto Dardak mengaku sangat menyesalkan munculnya kasus siswa SD setempat yang menghisap rokok elektrik atau vape dan direkam menggunakan smartphone lalu diunggah ke media sosial sehingga viral.

“Saya akui saya cukup silent (diam) ya selama ini, karena ini menyangkut anak kecil yang belum memiliki pertimbangan yang sepenuhnya matang. Jangan kemudian kita memborbardir, mengecam anak itu. Ini adalah sebuah peristiwa yang perlu menjadi introspeksi bersama,” kata Emil dikonfirmasi di sela kegiatan pembukaan Jambore Pemuda Daerah (JPD) ke-4 Jatim di pesisir Pantai Prigi, Trenggalek, Jawa Timur, Senin (23/10) dikutip dari Antara.

Emil mengakui dalam dunia anak, potensi kenakalan atau perilaku berlebihan akan selalu ada dan terkadang dianggap sebagai hal yang lazim terjadi.

Namun menurut dia, gejala kenakalan anak bawah umur seperti kasus video viral anak SDN 2 Surondakan, Trenggalek yang menghisap rokok elektrik tidak bisa dianggap remeh.

Menurutnya, penanganan kasus itu harus komprehensif, tidak sekedar menyalahkan anak yang terlibat dalam video viral tersebut namun juga melakukan perencanaan dan langkah-langkah strategis, baik dari sisi pembinaan mentalitas anak, evaluasi terhadap sistem pendidikan di sekolah, serta sinergitas dengan orang tua atau keluarga siswa bersangkutan.

“Saya berkonsultasi juga dengan Bapak Kapolres juga untuk langkah-angkah terbaik, karena ini menyangkut mentalitas anak-anak kita. Fokusnya ada pada keterkaitan antara lingkungan sekolah dan lingkungan rumah, karena mendidik anak-anak itu tidak hanya di sekolah tapi juga bergantung pada lingkungan rumah,” kata Emil.

Sebelumnya, sebuah video sekelompok siswa berseragam SD terlihat sedang mengisap rokok elektrik atau vape dan tersebar luas di sejumlah media sosial maupun lini masa daring lainnya.

Dalam video berdurasi 1,5 menit tersebut tampak tujuh siswa yang masih mengenakan seragam sekolah dasar bersembunyi diantara dua buah gedung.

Dalam aksinya, para siswa tersebut secara bergiliran mengisap rokok elektrik. Beberapa siswa tampak memperlihatkan beberapa gaya dalam mengembuskan asap vapor.

Dalam rekaman itu juga tampak dengan jelas, almamater sekolah para siswa, yakni SD Negeri 2 Surodakan, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek.

Pada pertengahan video, sejumlah siswa sempat kaget dan hendak lari seperti ada yang memergoki aksi itu, namun kemudian kembali melanjutkan aksi itu.(zuk)

Loading...