KOTA MALANG – Hingga Jumat malam (16/8), sejumlah mahasiswa pengunjuk rasa memang masih bertahan di sekitar Gedung Rektorat Universitas Islam Negeri (UIN) Maliki Malang.

Meski begitu, hal tersebut tak lantas mengindikasikan bahwa mereka bakal melanjutkan aksi unjuk rasa hari ini.

Sekalipun gagal bertemu dengan Rektor UIN Malang Prof Abdul Haris MAg, mahasiswa pengunjuk rasa memutuskan untuk tidak melanjutkan aksi mereka Sabtu ini (17/8).

“Besok (hari ini) karena upacara (peringatan hari) kemerdekaan, kami nggak bisa ganggu dengan aksi unjuk rasa kami,” ujar korlap unjuk rasa, Hafid Afiq kepada radarmalang.id.

Sebagai gantinya, para pengunjuk rasa telah menyegel pintu depan rektorat. Itu sebagai bentuk protes, sekaligus menumpahkan kekecewaan mereka. “Iya kami segel sebagai gantinya rektor yang enggan bertemu dengan kami,” kata dia.

Perlu diketahui, aksi demonstrasi yang digelar selepas shalat Jumat itu melibatkan lebih dari seribu mahasiswa. Termasuk mahasiswa baru (maba).

Mahasiswa menuntut agar pihak kampus transparan sial Uang Kuliah Tunggal (UKT). Mereka juga berharap kampus bisa menurunkan besaran UKT yang dinilai terlalu tinggi.

Pewarta: Bob Bimantara Leander

Foto : Bob Bimantara Leander

Editor : Indra M

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.