WNA Pembobol ATM Kabur Setelah Congkel Ventilasi Kamar Mandi
ilustrasi @TobaSatu

MALANGTODAY.NET – Tingginya angka penyuapan kepada sipir di Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas II B Wamena, Kabupaten Jayawijaya yang menyebabkan kaburnya tahanan membuat Kalapas berani memberikan imbalan bagi siapa saja yang bisa mengungkap penyuapan tersebut.

“Saya akan berikan hadiah. Bila ada yang menemukan suap yang melibatkan staf lapas, termasuk wartawan. Saya berikan uang sebesar lima juta rupiah,” kata Kalapas Kelas II B Wamena, Yusak Bin Sabetu.

Yusak mengharapkan bantuan masyarakat untuk melaporkan jika menemukan staf melakukan pungutan liar atau menerima suap baik yang dilakukan melalui keluarga narapidana atau narapidana yang bersangkutan.

“Memang kasus narapidana kabur tinggi di sini dan kendala yang kita hadapi adalah pegawai ikut bermain yaitu disuap dan membantu meloloskan narapidana, dan sudah nyata tanggal 21 kemarin ada yang kita amankan. Sebenarnya kasus suap di sini sudah lama, hanya saya kesulitan saksi dan barang bukti,” ujarnya.

Sebagai efek jera dan menghindari suburnya kasus suap di Lapas, ia mengharapkan staf yang telah ditangkap untuk pertama kali karena terbukti menerima suap dan hendak meloloskan narapidana kasus narkoba, diberikan sanksi yang setimpal.

Sebelumnya, pada Jumat 21 April 2017, aparat kepolisian setempat mengamankan seorang staf Lapas Wamena yang menerima suap Rp 30 juta dan berusaha meloloskan seorang narapidana kasus narkoba. Demikian dikutip dari Antara.(zuk)

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here