Ukurannya Terlalu Jumbo, Pria Ini Dilaporkan Mertuanya ke Polisi!
Ilustrasi ukuran penis @Men's Health

MALANGTODAY.NETMalang nian nasib Barsah. Pria asal Dusun Brukan, Desa Maron Kidul, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo ini kehilangan istrinya, Jumantri, lantaran epilepsi. Namun nasib buruknya tak sampai situ, ia juga dilaporkan oleh mertuanya, Nedi Sito, ke kantor polisi karena menjadi penyebab kematian Jumantri. Lho kok?

Dilansir dari DetikNews, Rabu (27/3/2019), Nedi melaporkan Barsah ke Polres Probolinggo pada 11 Maret 2019. Laporan ini bermula dari dugaan bahwa menantunya itu menjadi penyebab kematian putrinya, Jumantri. Jumantri sendiri diketahui meninggal karena epilepsi setelah melakukan hubungan badan dengan suaminya.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo, AKP Riyanto, membenarkan adanya laporan itu. Ia menjelaskan kronologi kematian Jumantri. Saat itu di suatu malam, Barsah dan istrinya melakukan hubungan badan. Seusai melakuannya, ia keluar rumah. Namun keesokan harinya pada tanggal 25 Februari 2019, Nedi mendapati putrinya sudah tidak bernyawa dalam posisi tengkurap.

Petugas medis menyebut kematian perempuan berusia 23 tahun itu karena epilepsinya kambuh. Awalnya, pihak keluarga telah mengikhlaskan kematian Jumantri. Namun selang dua pekan kemudian, Nedi mempertanyakan kematian putrinya setelah mendengar kabar bahwa ukuran kelamin Barsah tak wajar dan terlalu besar.

Tak berselang lama, Nedi memutuskan untuk melaporkan Barsah ke Polres Probolinggo karena menduga penyebab kematian putrinya adalah ukuran kemaluan menantunya yang terlalu besar. Ia menginginkan pihak kepolisian untuk mengusut masalah itu.

“Awalnya keluarga sudah menerima kematian korban. Namun karena ada isu-isu yang tak bisa dipertanggungjawabkan, ayah Jumantri akhirnya menginginkan kematian anaknya diusut,” kata Riyanto. (sig)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.