Tubuh Penuh Lebam, Taruna Ini Meninggal Setelah Dianiaya Seniornya
Jenazah taruna ATKP Makasar Aldama Putra Pangkolan saat disemayamkan di rumah duka (Kompas)

MALANGTODAY.NET – Seorang taruna tingkat pertama Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makasar tewas setalah dianiaya oleh seniornya. Taruna bernama Aldama Putra Pangkolan ini sempat menerima telepon sebanyak tiga kali dari sang senior sehari sebelum meninggal dunia.

Hal ini diungkapkan oleh ayah Korban, Pelda Daniel Pongkala. Daniel menuturkan, putranya itu juga sempat diminta untuk datang ke daerah Antang, namun ia tak memberinya izin.

“Jadi Sabtu malam waktu anak saya pulang menginap di rumah, dia dapat telepon dari temannya disuruh ngumpul di Antang. Anak saya itu sebut siap senior dan sampai 3 kali terima telepon dari orang yang sama. Anak saya itu juga bilang, tidak bisa datang ke Antang karena saya larang. Sempat saya yang mau bicara sama itu penelpon, tapi dimatikan. Jadi ada 3 kali itu telepon masuk dari seniornya dan anak saya selalu bilang siap salah senior,” ungkap Daniel, dikutip dari Kompas.com, pada Kamis (7/2/2019).

Daniel kemudian melaporkan hal ini pada pihak kepolisian. Ia mengaku curiga dengan kematian anaknya.

Sebelumnya, pihak ATKP menyatakan Aldama meninggal lantaran terjatuh di kamar mandi. Namun ketika dibawa ke rumah sakit, di tubuhnya ditemukan banyak lebam dan memar tanda bekas penganiayaan.

“Jadi saya dapat kabar, setelah anak saya meninggal. Saya dapat informasi, bahwa saat anak saya kritis setelah dipukuli senior-seniornya. Para pelaku pun panik dan berupaya memberikan bantuan pernafasan dan memberinya minyak kayu putih saat dirawat di poliklinik. Anak saya katanya meninggal saat perjalanan ke RS Sayang Rakyat di samping Tol Revormasi,” terangnya.

Korban diketahui tewas setelah dianiaya seniornya karena telah berkendara di dalam wilayah kampus tanpa menggunakan helm. Korban dilaporkan mengalami penyiksaan disebuah barak. Dalam kasus ini, seorang taruna tingkat 2 bernama Muhammad Rusdi telah ditetapkan sebagai tersangka. (KIS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.