Saat Go-Jek Tidak Lagi Menghijaukan Kota Malang
Ilustrasi Saat Driver Go-Jek Berkumpul @MalangToday.net/Saiful

MALANGTODAY.NET – Gesekan antara transportasi online dan transportasi tradisional juga terjadi di Solo.  Pengemudi Taksi Mahkota Ratu sempat bergesekan dengan kelompok pengendara Go-Jek yang mangkal di kawasan Stasiun Purwosari Laweyan Solo, Rabu (15/3).  Namun peristiwa itu tidak sampai terjadi perkelahian massal.

Pengemudi taksi bersama tukang ojek, dan sopir becak yang mangkal di depan Stasiun merasa terganggu dengan keberadaan Go-Jek yang mangkal di kawasan tersebut, karena dianggap tidak mengantongi izin.

Perkelahian tidak sampai terjadi, setelah Anggota Polresta Surakarta datang mengamankan lokasi. Namun sebuah sepeda motor milik pengedara Go-Jek dirusak diduga dipukul dengan benda tumpul.

Tomi (37) perwakilan sopir Taksi Mahkota Solo mengatakan sopir taksi, becak, Ojek pangkalan menanyakan surat izin para Go-Jek tersebut.

“Kami merasa terganggu dengan keberadaan driver Go-Jek yang ikutan mangkal di kawasan Stasiun Purwosari, karena terus terang omzet penghasilannya turun sekitar 70 persen per bulan,” kata Tomi sebagaimana dilansir dari Antara.

Tomi mengatakan para pengemudi Go-Jek seharusnya melayani konsumen melalui online, tetapi mengapa tetap ikut-ikut mangkal di depan kawasan Stasiun Purwosari. “Kami sudah melihat pengemudi Go-Jek sudah mangkal di kawasan itu, sejak empat bulan lalu,” katanya.

Peristiwa itu juga menyebabkan kelompok ojek online dengan seragam jaket warna hijau berkumpul hingga ratusan orang di kawasan Jalan Slamet Riyadi Purwotomo.

Stevanus Febriyanto salah satu pengemudi Go-Jek mengatakan, pihaknya tidak terima sepeda motor temannya dirusak. Jumlah pengemudi Go_Jek yang mangkal di Purwosari sekitar 20 orang.

“Namun, kami akan melaporkan kejadian itu ke Polres Kota Surakarta untuk proses hukum,” katanya.

Sementara itu sopir taksi, becak, dan ojek pangkalan kemudian mendatangi ke Kantor Pemkot Surakarta untuk menanyakan soal perizinan Gojek di Solo dan untuk menyelesaian masalah sengketa.

Kepala Unit Dalmas Polresta Surakarta, AKP Suyono mengatakan pihaknya menurunkan puluhan anggotanya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Kejadian itu tidak samapai terjadi keributan.

“Kami meminta pengemudi Gojek untuk sementara tidak mangkal di lokasi kawasan Stasiun Purwosari, dan kami juga menurunkan anggota untuk menjaga di lokasi,” kata Suyono.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here