KOTA MALANG – Hari ini (18/10) petugas damkar (pemadam kebakaran) Kota Malang harus kerja lembur. Penyebabnya, TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Supit Urang terbakar sejak siang dan belum padam hingga malam ini.

“Kami di sini sudah sejak jam 1 siang tadi. Sore sedikit padam, sekarang besar lagi karena angin,” kata Kepala UPT Damkar Kota Malang Anton Viera.

Untuk memadamkan api, Damkar Kota Malang mengerahkan enam mobil dan 30 personel. Total, sudah 200 ribu liter air yang dihabiskan untuk memadamkan api di tumpukan sampah tersebut.

“Sudah 6 kali kami bolak-balik ambil air. Kami juga dibantu 2 tangki air dari DLH (Dinas Lingkungan Hidup),” paparnya.

Anton mengungkapkan, api menyebar ke berbagai sudut lahan. Terutama lahan yang banyak tumpukan sampah plastik juga.

Hingga berita ini diturunkan, petugas damkar masih berusaha memadamkan api. Kapolres Malang Kota, AKBP Dony Alexander juga turut meninjau lokasi malam ini.

“Kami (Kapolres, DLH, Wali Kota Malang) terus memonitor nanti diperlukan bantuan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) untuk melibatkan helikopter,” katanya.

Ke depan, Dony berharap peristiwa ini tak berulang lagi. Dia pun mengimbau kepada masyarakat, terutama mereka yang selama ini beraktivitas di TPA Supit Urang untuk tidak membuang rokok sembarangan.

“Bisa jadi itu (rokok) penyebabnya. Kami akan evaluasi terkait penyebabnya,” tandasnya.

Pewarta: Rida Ayu
Foto: Laoh Mahfud
Editor : Indra M

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.