Poertal Berita Malang

MALANGTODAY.NET – TNI Angkatan Laut (TNI AL) berhasil melaksanakan operasi penyelamatan di laut melalui udara (medevac) pada hari Kamis (13/10/2016), di Pantai Pulau Datok, Sukadana, Kayong Utara dalam kegiatan gladi kotor pelaksanaan acara puncak Sail Selat Karimata 2016.

Dalam rangkaian gladi kotor tersebut, TNI AL menyelamatkan nelayan yang mengalami permasalahan di tengah laut dengan menggunakan Helikopter jenis Bell HU-417 yang dipiloti Mayor Laut (P) Triwibowo dan Co-pilot Kapten Laut (P) Aris Pujiantoro.

Heli yang mengangkut tim search and rescue (SAR) Puspenerbal dan prajurit Komando Pasukan Katak (Kopaska) Koarmabar ini, dengan sigap segera menghampiri kapal nelayan yang terbakar dan terombang-ambing di tengah laut. Setelah berhasil mempertahankan posisi Heli, maka tim SAR diturunkan dengan hoist untuk mengangkat para nelayan tersebut.

Pada kegiatan tersebut, TNI AL juga menurunkan unsur Patkamla Layang, Ambawang, dan Jungkat dari Lantamal XII Pontianak untuk mengawal sailing pass kapal-kapal nelayan yang melintas dengan teratur di Pantai Pulau Datok.

[URIS id=4328]

Sedangkan kapal-kapal perang lainnya telah membentuk formasi parade Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) di lepas pantai sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan NKRI di lautan, guna mengawal perwujudan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Selain itu juga dilaksanakan free fall (terjun payung) gabungan prajurit TNI yang dipimpin oleh Lettu Laut (KH) Edi Abdillah, yang menjabat sebagai Danton 2 Detasemen Operasi Khusus Satkopaska Koarmabar. Pada atraksi ini, sebanyak 40 peterjun yang berasal dari berbagai satuan diterjunkan dari pesawat CN-295 yang diterbangkan oleh Mayor Penerbang Fathir.

Dari ke-40 peterjun tersebut, lima orang diantaranya adalah prajurit Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal), berhasil mendarat dengan happy landing di drop zone yang disediakan di depan panggung utama.

Acara ini dihadiri oleh Komandan Gugus Tugas (Dan GT) Sail Selat Karimata TNI AL, Laksma TNI Muhammad Ali, Kepala Dinas Pembinaan Potensi Maritim, Brigjen TNI (Mar) I Ketut Suarya, dan Bupati Kayong Utara, H. Hildi Hamid.

Selepas kegiatan gladi kotor, Dan GT Sail Selat Karimata TNI AL segera melaksanakan evaluasi untuk membahas jalannya gladi kotor tersebut guna menyempurnakan pelaksanaan acara Puncak Sail Selat Karimata 2016 yang akan dilaksanakan pada Sabtu, 15 Oktober 2016 mendatang.(del)

Berikan tanggapan Anda